
Global Expose TV, Cirebon Raya – Sukr oknum wartawan salah satu media online, diduga memalsukan tanda tangan Ketua Umum (Ketum) Forum Wartawan Desa dan Sekolah (Forwades) Kabupaten Kuningan atas nama Suradi untuk membuat dan mengedarkan proposal yang diduga palsu dengan mencantumkan 15 logo Media dan sudah beredar di Cirebon Raya untuk meminta bantuan dana
Dampak dari sepak terjang oknum wartawan tersebut sangat mencoreng citra wartawan di mata masyarakat, sebab atas perbuatannya yang tidak profesional dan diduga kriminal tersebut dapat merendahkan profesi wartawan dan dikalangan teman-teman sesama wartawan Sukr dikenal sering berprilaku tidak terpuji, diduga suka mengadu domba antar sesama wartawan dan mencari muka kepada pimpinan.

Kredibilitas status Sukr sebagai wartawan juga dipertanyakan banyak pihak, hal itu dikarenakan seringnya berpindah-pindah media yang tidak lazim juga sepanjang pantauan tidak terlihat eksistensi karya jurnalistik sebagai wujud profesinya.
Yang lebih menghebohkan, saat terbongkarnya dugaan pemalsuan tanda tangan Ketum Forwades tersebut, Sukr juga diduga sering kali membuat surat dengan memalsukan tanda tangan orang lain, baik menyangkut atas nama profesi maupun membuat proposal untuk mencari dana yang baru-baru ini terkuak adanya proposal permohonan bantuan dana untuk pembangunan kantor cabang di wilayah Indramayu yang sudah beredar luas di Cirebon Raya dengan menggunakan kop surat Forwades dan logo 15 media.
Menurut salah satu rekan Sukr yang tidak mau disebut namanya, menginformasikan bahwa, Sukr setiap pagi mengedarkan proposal mengatas namakan Forwades ke toko-toko pupuk bersubsidi di Cirebon Raya dan memberikan jaminan bahwa dengan surat proposal tersebut dapat memback up LSM dan wartawan yang datang ke toko pupuk tersebut.
Salah satu pemilik toko pupuk yang identitasnya minta dirahasiakan menyatakan kekecewaannya atas ulah Sukr yang dinilainya telah membohongi dan merugikannya, sebab jaminan yang dijanjikan dengan ‘menjual’ logo 15 media nyatamya tidak terbukti bisa memback up.
“Dia mengaku sebagai Suradi dan menjamin dengan surat dan proposal yang diberikan kepada saya itu, maka tidak akan ada LSM atau wartawan lain yang datang ke toko pupuk saya, namun nyatanya masih banyak LSM dan wartawan yang datang, percuma saya sudah memberi uang kepada Forwades,” ungkap pemilik toko pupuk bersubsidi tersebut kepada Global Expose TV di tokonya pada Sabtu, (27/07/2024).
Mencuatnya proposal Forwades yang diduga dipalsukan Sukr tersebut mendapat reaksi keras dari Ketum Forwades Kabupaten Kuningan Suradi, melalui WhatsApp (WA) dia menanyakan alamat Sukron untuk memberi somasi melalui kuasa hukumnya.
Suradi menerangkan bahwa setelah disomasi Sukron datang ke kantor kuasa hukumnya di kabupaten Kuningan dan ia mengakui perbuatannya telah memalsukan tanda tangannya untuk meminta uang ke toko pupuk dengan menggunakan kop Forwades dan 15 logo media, namun Sukron menyataan bahwa dirinya akan menghadirkan 15 temannya yang setiap hari bersama mendatangi ke toko-toko pupuk bersubsidi.
“Silakan saja Sukron berdalih melibatkan 15 teman-temannya, namun jika tidak dapat menghadirkan 15 teman-temannya itu, saya pastikan bersama kuasa hukum saya membuat laporan polisi”, terang Suradi.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Sukron belum dapat dikonfirmasi.
Penulis : Sutari
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Diduga Palsukan Tanda Tangan Ketum Forwades, Sukr Oknum Wartawan Edarkan Proposal Berlogo 15 Media












