Global Expose TV Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara – Ketua Pimpinan Cabang Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara,
Dengan para awak media yang mengunjungi lokasi menemukan bahwa fondasi bangunan tersebut memang berdiri di atas bronjong. Akibatnya, sejumlah bagian pondasi dan tiang bangunan sudah menunjukkan kerusakan meskipun pembangunan belum selesai.
Di lokasi, papan proyek hanya mencantumkan informasi pembangunan ruang Bimbingan Konseling dengan anggaran Rp 208.870.000. Namun, proyek ini bernilai total Rp4,3 miliar untuk pembangunan tujuh unit bangunan, yang menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan rincian anggaran proyek seluruh nya.

Ketua DPC LSM KCBI,” Zendrato menyatakan kekhawatirannya akan adanya dugaan kolusi antara pihak pelaksana proyek dengan konsultan pengawas atau Dinas Pendidikan Sumatera Utara.
Ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk segera melakukan inspeksi lapangan agar potensi kerugian negara dapat dicegah. Zendrato menegaskan, pengawasan yang ketat sangat diperlukan agar proyek pendidikan ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat tanpa adanya penyimpan material untuk pengerjaan proyek nya.











