Dampak Penganiayaan Guru SD di Depan Siswa, Sejumlah Murid Alami Trauma

Kamis, 24 April 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Garut –
Insiden dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang guru laki-laki terhadap guru perempuan di SDN 1 Karyamukti, Kecamatan Banyu Resmi, Kabupaten Garut, menyisakan dampak psikologis yang mendalam bagi sejumlah siswa. Salah satu siswi kelas 6 bahkan dilaporkan mengalami trauma berat setelah menyaksikan langsung kejadian tersebut.kamis (24/4/2025)

“Ya pak, memang benar anak saya mengalami sedikitnya trauma melihat kejadian dugaan penganiayaan terhadap Bu Guru Imas. Kejadiannya persis di depan sekolah,” ujar orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan Global Expose TV, Selasa (22/4/2025).

Orang tua tersebut menambahkan bahwa hingga kini anaknya masih takut bersekolah sendiri. “Anak saya masih harus saya antar setiap hari ke sekolah karena masih ketakutan. Kadang dia menangis kalau ingat kejadian itu,” ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 14 April 2025, sekitar pukul 10:10 WIB. Seorang guru laki-laki bernama Jajang Mulyana diduga terlibat dalam insiden penganiayaan tersebut. Ia dilaporkan menarik, mencekik, hingga membanting guru perempuan bernama Imas yang saat itu berada di halaman sekolah.

Tim jurnalis Global Expose TV langsung mengklarifikasi kejadian ini kepada sejumlah guru di SDN 1 Karyamukti. Meskipun tidak mau disebutkan namanya, salah satu guru membenarkan insiden tersebut.

“Memang betul pak, bahkan ada orang tua siswa yang datang ke sekolah dan mempertanyakan kenapa Pak Jajang sampai sekarang belum juga dipindahkan. Anak mereka trauma dan malah jadi takut dengan keberadaan Pak Jajang,” ungkap guru tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, korban bernama Imas masih belum kembali mengajar karena masih dalam tahap pemulihan. Sementara itu, kasus ini telah dilimpahkan kepada pihak kepolisian. Namun, pelaku yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut masih belum ditangkap, yang menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat.

Pihak terkait, baik dari Dinas Pendidikan maupun kepolisian setempat, belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Global Expose TV akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru.

Facebook Comments Box

Penulis : F Boy

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Dampak Penganiayaan Guru SD di Depan Siswa, Sejumlah Murid Alami Trauma

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Tanggap Karhutla, Brimob Kaltim Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman dan Pendinginan di Manggar
Perdarahan Otak 110 CC, Forensik Ungkap Penyebab Kematian Warga Binaan Lapas Balikpapan
Proyek Peningkatan Jalan SM Raja Rp 7,9 Miliar Dipertanyakan, DPP LSM SepRakyat Dorong Transfaransi RAB  
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat

Berita Terbaru