Global Expose TV Kabupaten Labuhan Batu Selatan– Isu panas tengah beredar di tengah masyarakat Desa Marsonja, Kecamatan Sei Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Bekas kantor kepala desa yang lama diduga telah dijual ke warga oleh oknum mantan kepala desa berinisial LS. Kabar ini memicu keresahan dan menjadi perbincangan serius di kalangan warga.

Informasi yang dihimpun dari salah satu warga yang identitasnya enggan disebutkan, mengungkapkan bahwa bangunan bekas kantor desa tersebut sebelumnya merupakan aset negara yang telah dihibahkan kepada pemerintah desa oleh masyarakat. Namun, kantor itu diduga telah dijual kepada warga berinisial MT dan HD.

“Tanah itu dulu sudah dihibahkan ke desa saat Jalel Siregar masih menjabat sebagai Kepala Dusun Simpang 3 Marsonja. Tapi sekarang malah terdengar kabar dijual oleh mantan kades LS,” ujar sumber tersebut kepada wartawan, Senin (4/8).

Bahkan, menurut sumber, Ketua BPD Desa Marsonja telah melaporkan dugaan penjualan aset desa ini ke Polres Labuhanbatu Selatan. Namun, proses hukumnya disebut-sebut berjalan lambat, sehingga muncul dugaan adanya permainan dalam penanganannya.
Bangunan bekas kantor desa itu sempat dibongkar oleh pihak yang disebut TAH AMR, namun belakangan terlihat beberapa bagian bangunan kembali dipasang. Diduga pembongkaran tersebut telah mendapat izin dari mantan kades LS dan mengklaim telah mendapat restu dari pejabat kabupaten.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang Pembinaan Desa Dinas PMD Labusel, Rahmad, membenarkan bahwa tanah bekas kantor desa itu merupakan hibah masyarakat kepada pemerintah desa.
“Sudah kami cek. Memang tanah itu dulunya hibah dari warga untuk kantor desa. Setelah kantor desa pindah, sempat ada warga yang mengaku sebagai ahli waris. Tapi tadi sudah saya konfirmasi ke Ketua BPD, status tanah itu tetap milik desa. Prosesnya juga sudah selesai secara administrasi,” jelas Rahmad.
Kepastian mengenai status aset desa menjadi penting untuk menghindari konflik di kemudian hari. Warga berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan dalam menyelesaikan dugaan penjualan aset negara ini.
Penulis : Mirwan Hasibuan
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Diduga Bekas Kantor Desa Marsonja Dijual, Warga Resah












