Global Expose TV Kota Samarinda – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kota Samarinda bersama unsur Forkopimda melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.40 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., dan diikuti sejumlah pejabat dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol Zarma Putra, S.Sos., M.H., Kasi Log Kodim 0901 Samarinda Mayor CBA. Priyono, Kadisperindag Kota Samarinda Nurrahmani, S.I.P., M.M., Kabid Perekonomian Kota Samarinda Nadya Turusna, S.STp., M.Si., Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Agus Setyawan, S.I.K., M.M., perwakilan Kejari Samarinda, Bank Indonesia, Bulog Samarinda, BPOM Samarinda, Dishub Kota Samarinda, serta peserta sidak lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan di sejumlah lokasi strategis, di antaranya SPBU Pertamina 64.75.202 di Jalan Bung Tomo, pangkalan LPG 3 Kg Satriawarti di Jalan Pattimura Gang Irham, Pasar Baqa di Jalan Sultan Hasanuddin, CV Dermaga di Jalan Ir. Sutami, serta SPBU Pertamina 64.751.18 Tani Aman.
Hasil sidak di SPBU Pertamina Jalan Bung Tomo menunjukkan bahwa harga BBM masih stabil dan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Selain itu, hasil pemeriksaan terhadap mesin dispenser BBM tidak menemukan adanya kecurangan ataupun manipulasi alat ukur, sehingga takaran dinilai masih sesuai standar.
Sementara itu, pada pangkalan LPG 3 Kg Satriawarti di Kecamatan Samarinda Seberang, tim melakukan pengecekan berat tabung LPG kosong yang tercatat masing-masing 5,2 kg, 4,9 kg, dan 4,98 kg. Saat pemeriksaan berlangsung, tidak ditemukan stok LPG 3 kg yang masih berisi karena seluruh pasokan telah didistribusikan kepada pedagang pengecer untuk disalurkan kepada masyarakat.
Di Pasar Baqa, tim juga memantau harga serta ketersediaan bahan pangan. Harga daging beku tercatat Rp110.000 per kilogram, sedangkan daging segar mencapai Rp185.000 per kilogram. Untuk ayam besar berada pada kisaran Rp55.000 per kilogram dan ayam kecil Rp45.000 per kilogram.
Sementara itu, harga ikan tongkol sebesar Rp38.000 per kilogram dan ikan layang Rp48.000 per kilogram. Secara umum, stok komoditas pangan tersebut masih dinilai aman hingga menjelang Idul Fitri.
Selanjutnya di CV Dermaga Jalan Ir. Sutami, beras premium merek Kura masih dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Stok beras, gula, serta tepung juga terpantau dalam kondisi aman. Namun demikian, untuk air mineral merek Le Minerale dan air galon saat ini masih terbatas karena pasokan dari pusat belum tersedia secara optimal.
Pada pengecekan di SPBU Pertamina 64.751.18 Tani Aman, tim menemukan adanya kerusakan berupa patahnya salah satu komponen pada mesin dispenser BBM yang diketahui belum diganti sejak tahun 2017.
Selain itu, pada alat tersebut juga ditemukan stiker hijau sebagai penanda. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan bejana tera, hasilnya mendekati batas tidak layak sehingga diperlukan perbaikan serta kalibrasi ulang oleh pihak metrologi.
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa secara umum persediaan BBM di sejumlah SPBU masih dalam kondisi cukup dan aman hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa komoditas pangan seperti daging sapi, ayam, dan telur mulai mengalami kenaikan harga. Pemerintah Kota Samarinda berencana melaksanakan operasi pasar pada H-3 Idul Fitri apabila harga komoditas tersebut melampaui HET dan mengalami lonjakan signifikan.
“Keterlambatan pasokan daging dari supplier di NTB selama satu hingga dua hari menjadi salah satu penyebab kenaikan harga. Namun pasokan diperkirakan segera tiba sehingga harga berpotensi kembali stabil,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait temuan pada salah satu nosel SPBU yang tidak sesuai standar. Untuk sementara, nosel tersebut telah disegel dan diharapkan pihak metrologi segera melakukan kalibrasi agar operasional SPBU dapat kembali berjalan normal.
Lebih lanjut, Saefuddin menegaskan bahwa saat ini pemerintah memprioritaskan pengawasan terhadap komoditas gula dan beras premium. Berdasarkan hasil sidak, ketersediaan kedua komoditas tersebut dipastikan masih mencukupi hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri tanpa kendala distribusi.
Kegiatan sidak berakhir pada pukul 11.30 Wita dalam situasi aman dan kondusif. Secara umum, ketersediaan bahan pokok dan barang penting di Kota Samarinda masih relatif aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, meskipun terdapat kecenderungan kenaikan harga pada beberapa komoditas akibat faktor distribusi dan keterlambatan pasokan dari daerah penghasil.
Penulis : Samsul bahri
Editor : Bahri
Sumber Berita: Pemkot Samarinda Bersama Forkopimda Sidak Bapokting dan BBM Jelang Idul Fitri 1447 H












