Global Expose TV Kabupaten Cirebon – 15 Mei 2026. Pemdes Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, menggelar pesta adat Mapag Sri sebagai wujud rasa syukur menjelang pasca musim panen padi tiba. Acara pesta adat ini berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri sebagian warga, tokoh adat, dan aparatur pemerintah desa.
Kegiatan utama Mapag Sri desa Karang reja meliputi doa bersama, penyajian hasil bumi, tumpeng, dan makanan tradisional yang dikemas rapih dalam wadah tenong lalu dibagikan ke desa tetangga sebagai tanda wujud kebersamaan. Selain itu acara diisi pertunjukan seni budaya wayang kulit sebagai bentuk pelestarian budaya leluhur.
Kuwu Desa Karangreja Toyana Bobiet, menyebut tradisi ini sarat makna, sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada Tuhan Esa atas berkah alam yang melimpah. Adapun hasil bumi yang dibagikan kepada warga sebagai penguat nilai kebersamaan. Mapag Sri berarti “menjemput padi”, simbol penghormatan atas hasil pertanian dan kelestarian budaya lokal yang terus dijaga.
Warga desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, berharap tradisi ini terus dijaga dan diwariskan sampai ke anak cucu karena menjadi identitas budaya untuk mempererat kerukunan dan rasa syukur atas karunia Allah Subhanahu wa ta’ala Sang Penguasa alam Semesta.
Penulis : Hartono
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Pesta Adat Mapag Sri Desa Karangreja, Simbol Pelestarian Budaya.












