Global Expose TV Kabupaten Cirebon – 22 Mei 2026 – Ketua Umum Beker Jurnalis Indonesia (BJI) Arif Yolando, menyampaikan pernyataan tegas terkait kebebasan dan peran jurnalis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, dalam pertemuan yang diadakan di Gedung PGRI Cabang Cirebon, hari ini. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon untuk tidak melakukan pembagian atau pengkotak-kotakan terhadap insan pers di wilayah tersebut.
“Menurutnya, peran jurnalis sebagai pengawas sosial merupakan hak dan kewajiban yang dijamin serta diatur oleh peraturan perundang-undangan. “Setiap jurnalis memiliki hak yang sama untuk melakukan kontrol sosial, mengawasi jalannya pemerintahan, serta menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat. Tidak boleh ada pembedaan, pembatasan, atau pengkotak-kotakan yang dibuat oleh pihak manapun, termasuk Forkopimda, yang menghambat atau membedakan peran dan kebebasan ini,” tegasnya di hadapan puluhan anggota dan pengurus BJI yang hadir.
“Ia menekankan bahwa pengkotak-kotakan jurnalis akan menciptakan ketimpangan dalam penyampaian informasi, serta berpotensi menurunkan kualitas pengawasan publik terhadap kebijakan dan kinerja pemerintah daerah. Hal ini, lanjutnya, justru merugikan masyarakat luas yang berhak mendapatkan informasi yang beragam, objektif, dan menyeluruh.
Pernyataan ini disampaikan dalam forum pertemuan BJI yang dihadiri berbagai elemen jurnalis yang menjalankan tugasnya di wilayah Kabupaten Cirebon. Acara ini menjadi wadah bagi insan pers untuk menyampaikan aspirasi, membahas tantangan kerja jurnalistik, serta menyamakan pandangan terkait peran strategis pers dalam pembangunan daerah.
Selain mengingatkan peran Forkopimda, Ketua Umum BJI juga mengingatkan seluruh anggotanya untuk tetap menjaga independensi, profesionalisme, dan kode etik jurnalistik dalam setiap liputan. “Kebebasan yang kita miliki harus dibarengi dengan tanggung jawab besar. Kita harus tetap objektif, berimbang, dan memegang teguh prinsip kebenaran, agar peran kontrol sosial yang kita lakukan benar-benar memberikan manfaat bagi kemajuan Kabupaten Cirebon,” tambahnya.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus memperkuat persatuan antar jurnalis, serta membangun komunikasi yang baik namun tetap kritis dengan seluruh elemen pemerintahan daerah, demi terciptanya lingkungan kerja pers yang sehat dan masyarakat yang terinformasi dengan baik.
Penulis : Hartono
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Arief Yolando, Forkopimda Kabupaten Cirebon Jangan Mengkotak-kotakkan Jurnalis dalam Melakukan Kontrol Sosial












