Global Expose TV Kabupaten Kutai Timur, SANGATTA UTARA – Upaya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan terus diperkuat jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sangatta Utara. Edukasi kepada pelajar dilakukan secara langsung melalui program Police Goes to School di SDN 003 Sangatta Utara, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut dikemas melalui upacara bendera yang diikuti 38 guru dan 645 siswa-siswi kelas I hingga VI. Bhabinkamtibmas Desa Swarga Bara, Aiptu Sarkun, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah bukan sekadar menjalankan kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari strategi membangun kesadaran pelajar sejak usia dini.
Menurutnya, anak-anak perlu dibekali pemahaman bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
“Kami terus mendorong anak-anak untuk saling menghargai, menghormati guru dan orang tua serta tidak melakukan perundungan terhadap teman di lingkungan sekolah,” ujar AKP Bambang Eko.
Ia menegaskan, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kepolisian, sekolah, orang tua dan siswa harus memiliki kepedulian yang sama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan kondusif.
Dalam amanatnya, Aiptu Sarkun mengingatkan para siswa agar menaati seluruh tata tertib sekolah. Ia juga mengajak pelajar untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti, merendahkan, mengintimidasi atau merugikan teman.
Pesan yang disampaikan sederhana, tetapi tegas: tidak ada tempat bagi bullying di sekolah.
Selain pencegahan perundungan, para siswa juga diajak menjaga kebersihan lingkungan sekolah, rajin beribadah serta bersungguh-sungguh dalam belajar. Kebiasaan positif tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter dan kedisiplinan generasi muda.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Karena itu, sejak sekarang harus dibiasakan untuk disiplin, menghargai sesama dan menjauhi segala bentuk kekerasan maupun perundungan,” tegas Aiptu Sarkun.
Kegiatan Police Goes to School berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 07.00 hingga 08.00 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Polsek Sangatta Utara berharap kegiatan edukasi semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain mempererat kedekatan polisi dengan pelajar, kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini bahwa menghormati sesama, menolak kekerasan dan berani mencegah bullying merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang berkarakter.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Cegah Bullying Sejak Dini, Polisi Sambangi SDN 003 Sangatta Utara












