Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus ditunjukkan aparat gabungan. Polsek Penajam bersama TNI dan unsur terkait turun langsung membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (10/9/2026).
Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 11.30 WITA di simpang tiga lampu lalu lintas Kilometer 0,5, Kelurahan Penajam. Masker dibagikan sebagai langkah preventif untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap dan partikel udara, terutama bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Penajam AKP Syaifudin, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan ketika kualitas udara menurun.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika kualitas udara sedang kurang baik. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan tetap waspada terhadap kondisi lingkungan,” ujar AKP Syaifudin.
Petugas menyasar pengendara maupun masyarakat yang melintas. Selain membagikan masker, personel juga memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan saluran pernapasan selama kondisi udara terdampak kabut asap.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara semakin memburuk. Warga juga diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan asap.
Kegiatan tersebut melibatkan Lurah Gunung Seteleng Yusdar Yusuf, S.E., Dept. Head CDR & Sec PT Astra Infra Port Eastkal Erwastu, para Kanit dan Kasium Polsek Penajam, personel Polsek Penajam, serta personel Koramil 0913-01 Penajam.
Sinergi lintas sektor ini menjadi bagian dari respons bersama terhadap dampak karhutla. Penanganan tidak hanya diarahkan pada pemadaman dan pencegahan meluasnya api, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan ketika kualitas udara terganggu.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat.
“Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman, tetapi juga bagaimana masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dari dampaknya. Pembagian masker ini merupakan langkah sederhana namun penting untuk membantu mengurangi paparan asap, khususnya bagi warga yang masih harus beraktivitas di luar ruangan,” kata Tedy.
Ia juga mengajak masyarakat mengambil bagian dalam upaya pencegahan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan keberadaan titik api maupun kepulan asap.
“Jika menemukan titik api maupun kepulan asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin. Pencegahan dan respons cepat menjadi kunci agar karhutla tidak meluas dan berdampak lebih besar kepada masyarakat,” tegasnya.
Kapolsek Penajam menambahkan, kepolisian akan terus hadir melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya selama kondisi udara masih terdampak asap.
“Kami berharap masker yang dibagikan dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai salah satu langkah perlindungan diri. Masyarakat juga kami ajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap,” pungkasnya.
Langkah tersebut menegaskan komitmen TNI-Polri dan unsur terkait untuk tidak hanya bergerak ketika api berkobar, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak karhutla. Kolaborasi di lapangan diharapkan mampu memperkuat pencegahan, mempercepat respons, sekaligus meminimalkan risiko kesehatan bagi warga.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Peduli Kesehatan Warga, Polsek Penajam-TNI Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla












