Global Expose TV Kota BALIKPAPAN – Respons cepat dan kesiapsiagaan personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Balikpapan kembali dibuktikan saat mengevakuasi sebuah kapal klotok pemancing yang mengalami gangguan mesin di perairan Teluk Balikpapan, Minggu (28/9/2026) sore.
Kapal yang membawa sejumlah pemancing tersebut dilaporkan mengalami mesin mati atau mogok di tengah laut, sehingga kapal terombang-ambing arus dan gelombang. Kondisi tersebut sempat membuat para awak dan pemancing khawatir karena posisi kapal berada cukup jauh dari daratan.
Informasi keadaan darurat diterima petugas melalui Call Center sekitar pukul 15.30 WITA. Mendapat laporan tersebut, Kasat Polairud Polresta Balikpapan AKP Karmuji, S.H., langsung menginstruksikan personel Tim SAR Polairud untuk bergerak menuju lokasi.
Dalam penanganan tersebut, personel Sat Polairud Polresta Balikpapan berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Penajam Paser Utara (PPU) dan menggunakan kapal patroli untuk menjangkau titik lokasi kapal yang mengalami gangguan.
Tanpa membuang waktu, petugas bergerak menuju perairan sekitar Pulau Balang yang menjadi lokasi kapal dilaporkan mengalami trouble. Kondisi gelombang dan arus tidak mengendurkan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan misi penyelamatan.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati kapal klotok dalam kondisi mesin tidak dapat beroperasi. Personel kemudian melakukan pendekatan, memberikan bantuan teknis dan memastikan kondisi seluruh awak serta pemancing dalam keadaan aman.
Setelah dilakukan penanganan, mesin kapal akhirnya berhasil kembali dihidupkan. Petugas selanjutnya memastikan kapal dapat bergerak dengan aman hingga menuju Dermaga Pos Polairud Kampung Baru.
Berkat respons cepat dan kesigapan personel di lapangan, seluruh awak kapal dan rombongan pemancing berhasil diselamatkan dalam kondisi lengkap dan sehat. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kasat Polairud Polresta Balikpapan AKP Karmuji mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kejadian darurat di wilayah perairan.
“Alhamdulillah, seluruh awak dan pemancing berhasil kami selamatkan dalam keadaan lengkap dan sehat. Tidak ada korban jiwa. Ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya masyarakat pesisir,” ujar AKP Karmuji.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang hendak melaut, khususnya nelayan dan pemancing, agar memastikan kondisi kapal benar-benar layak sebelum berlayar.
“Kami mengimbau para pemancing dan nelayan untuk selalu mengecek kondisi mesin, ketersediaan BBM, perlengkapan keselamatan serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., mengapresiasi respons cepat personel Polairud dalam menangani laporan masyarakat.
“Respons cepat merupakan bagian dari tugas dan pelayanan Polri. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama. Personel Polairud harus senantiasa siap siaga memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan,” tegasnya.
Setelah kapal berhasil diamankan di Dermaga Kampung Baru, seluruh pemancing kemudian dipulangkan kepada keluarganya masing-masing dalam kondisi sehat dan selamat.
Polresta Balikpapan kembali mengingatkan masyarakat pesisir, nelayan maupun pemancing agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca serta memastikan kelayakan kapal dan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar.
Masyarakat yang mengalami keadaan darurat di wilayah perairan juga diimbau segera menghubungi Call Center 110 atau mendatangi Pos Polairud terdekat untuk mendapatkan bantuan.
POLAIRUD SIGAP, MASYARAKAT SELAMAT, PERAIRAN AMAN.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Gerak Cepat Polairud Polresta Balikpapan Evakuasi Kapal Pemancing Mogok di Tengah Laut, Seluruh Awak Selamat












