Global Expose TV Kota BALIKPAPAN — Memasuki periode kemarau panjang yang meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polresta Balikpapan memperkuat langkah pencegahan melalui patroli dan imbauan kepada masyarakat.
Melalui Satuan Samapta, personel Patroli 110 melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan kebakaran. Patroli dilakukan di kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas), lingkungan perusahaan dan kawasan swasta, hingga permukiman warga yang berbatasan dengan lahan kosong maupun kebun.
Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta Kompol Sugianto, S.H., menegaskan bahwa pencegahan menjadi langkah utama dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.
“Di musim kemarau panjang ini, satu puntung rokok saja bisa menjadi malapetaka. Kami perintahkan Tim Patroli 110 tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Kami datangi Obvitnas, perusahaan-perusahaan, maupun warga,” tegas Kompol Sugianto.
Dalam pelaksanaannya, personel Patroli 110 memberikan imbauan kepada petugas keamanan di kawasan Obvitnas, termasuk lingkungan Pertamina, PLN, dan Bandara, agar memastikan area tetap steril dari potensi sumber api. Personel juga mengingatkan pentingnya membersihkan ilalang dan material mudah terbakar serta memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) maupun sarana pemadaman darurat.
Patroli juga menyasar kawasan perusahaan dan sektor swasta. Manajemen perusahaan diingatkan untuk tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Kepolisian turut menyampaikan konsekuensi hukum terhadap tindakan pembakaran lahan yang dapat menimbulkan kebakaran dan mengganggu keselamatan masyarakat.
Sementara di kawasan permukiman, personel menyampaikan imbauan secara humanis agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di sekitar lahan kering. Warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api.
Selain pencegahan karhutla, patroli juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengenalkan layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 Polresta Balikpapan.
“Jika melihat titik api, kebakaran lahan, atau tindak kriminalitas, jangan ragu segera hubungi Call Center 110 Polresta Balikpapan. Layanan ini gratis dan beroperasi 1×24 jam. Polisi siap merespons laporan masyarakat,” demikian imbauan yang disampaikan personel di lapangan.
Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari upaya Polresta Balikpapan menekan potensi karhutla sekaligus mencegah munculnya titik api yang dapat berkembang dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Hingga kegiatan patroli dan imbauan berlangsung, situasi di wilayah yang menjadi sasaran terpantau aman, terkendali dan kondusif, serta belum ditemukan adanya titik api.
Polresta Balikpapan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman karhutla, terlebih di tengah kondisi cuaca kering yang membuat lahan dan vegetasi lebih mudah terbakar.
Bersama cegah karhutla, jaga Balikpapan tetap biru, aman, dan sehat.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Di Tengah Kemarau Panjang, Patroli 110 Polresta Balikpapan Gencarkan Cegah Karhutla












