Global Exposr TV Indramayu – Sungguh sangat memprihatinkan, bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di blok mushola Desa Pasekan Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, saat ini kondisinya terlihat sudah rusak. Kabarnya, proyek tersebut belum lama ini rampung dikerjakan.
Kerusakan yang terlihat pada bangunan TPT di blok mushola Desa Pasekan tersebut diantaranya pada bagian plesteran atas kondisinya sudah timbul keretakan bahkan ambrol. Atas fenomena ini, publik menduga bahwa pihak pelaksana pekerjaan disinyalir tidak memperhatikan kualitas maupun kuantitas konstruksinya.
Selain itu, pelaksanaan pembangunan TPT di blok mushola Desa Pasekan itu disinyalir tanpa melakukan tahap penggalian tanah terlebih dahulu, melainkan langsung dilakukan pemasangan batu. Informasi ini diperoleh langsung oleh Jabar dailypost.id saat menyambangi bangunan tersebut, pada Jum’at (08/09/2022).
Dilihat dari prasasti yang di tanda tangani oleh Bupati Indramayu Hj.Nina Agustina,SH.,MH.,C.R.A dan Kuwu Desa Pasekan Andi Suwandi, pembangunan TPT di blok mushola tersebut didanai dari Banprov Jabar reguler tahun anggaran 2023 senilai Rp.89.750.000, dengan spesifikasi Panjang 180 m, Lebar 0,30 m dan Tinggi 0,9 m.
Salah seorang aktivis Indramayu yang enggan disebutkan namanya ke publik, sangat menyayangkan atas kondisi bangunan TPT di blok mushola Desa Pasekan tersebut. Menurutnya, situasi seperti itu berbanding terbalik dengan ekspektasi masyarakat yang mengharapkan pembangunan infrastruktur yang bermutu dan berkualitas.
Lebih lanjut, sosok aktivis itu mengatakan, bahwa pihak pelaksana pembangunan TPT di blok mushola Desa Pasekan, dalam pengerjaannya disinyalir hanya sekedar asal jadi tanpa memperhatikan kualitas maupun kuantitas konstruksinya. Sehingga, kata dia, hal itu diduga penyebab utama atas kerusakan pada bangunan tersebut.
“Saya sangat prihatin atas kondisi bangunan TPT yang sudah rusak dan ambrol tersebut, mengingat usianya bisa dikatakan masih seumur jagung, namun hasilnya jauh dari harapan masyarakat.”Ujar sosok aktivis Indramayu kepada Jabar.dailypost.id sembari menggelengkan kepalanya, pada Jum’at (08/09/2023).
Sementara, Kuwu Desa Pasekan Andi Suwandi, tidak merespon tim media saat dihubungi melalui sambungan telepon whatsapp nya guna dimintai keterangan lebih lanjut atas informasi dalam berita ini.(Ry)











