Global Expose TV Indramayu – Rabat beton pada rekonstruksi Jalan Sindang – Pecuk, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kondisi terkini sudah dikerjakan baru sebagian dan sebagian lagi masih belum dikerjakan dan masih digunakan untuk hilir mudik pengguna jalan, kabarnya, pengecoran pada proyek yang menelan biaya hingga miliaran rupiah itu, sudah dilaksanakan namun terkesan lamban untuk mengerjakan dan sehingga para penguna jalan mengeluh dampak dalam sebuah pekerjaan tersebut seperti polusi ban pecah dan setiap harinya macet para pengguna jalan 14.10.2023
Diketahui, proyek tersebut didanai dari APBD Kabupaten Indramayu tahun 2023, melalui Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR), total biaya senilai Rp.1.453.863.000, yang dikerjakan oleh CV Gerald Putra Pratama, dengan tenggang waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Miris selama pengerjaan dan sampai berita ditayangkan pihak peroyek tidak menyediakan garis pengaman untuk mengamankan pengguna jalan kususnya pengguna roda dua dari kecilakaan karena tersangkut dowel atau besi penyambung beton, apa lagi dijalan tersebut minim penerangan dan bisa dikatakan tidak ada penerangan jika malam hari.
Bapak H. Wir salah satu pengguna jalan mengatakan “. Melirik pengusaha kontraktor terkesan lamban untuk mengerjakan,sehingga para pengguna jalan banyak kecelakan seperti ban motor dan ban mobil pengendara pada pecah disebabkan tersangkut besi tengah samping, dan saya berharap kepada pihak dinas pupr bisa menegur pengusaha kontraktor segera mempercepat dan sesuai aturan yang sudah ditentukan dinas pupr,(Ry)











