Global Expose TV Kota BALIKPAPAN, Senin 7 September 2026 – Mengantisipasi potensi gangguan keselamatan di wilayah perairan akibat perubahan cuaca, musim pancaroba, serta dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Balikpapan memperkuat patroli preventif sekaligus menggencarkan edukasi keselamatan kepada masyarakat pesisir.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (7/9/2026) mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WITA, dengan mengedepankan penjagaan, pembinaan masyarakat perairan (Binmas Perairan), serta patroli dialogis di sejumlah titik aktivitas masyarakat.
Patroli menyasar kawasan Jalan Yos Sudarso No. 8 sekitar Pelabuhan Jetty, permukiman pesisir, serta area pekerja sektor perairan.
Kegiatan dipimpin langsung Kasat Polairud Polresta Balikpapan AKP Karmuji, S.H., bersama personel operasional Aiptu Julfan Manurung, Bripda I Wayan Dodi K., dan Bripda Adithya Eka Wahyudi. Personel menggunakan kendaraan roda dua serta sarana dan prasarana operasional Sat Polairud.
Patroli juga menyasar masyarakat yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Chevron Semayang, pesisir Klandasan dan sekitarnya, serta para pekerja di wilayah perairan.
Dalam kegiatan Binmas Perairan, personel mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan ketika beraktivitas di laut. Nelayan dan pengguna jasa perairan diminta senantiasa memantau perkembangan cuaca serta menghindari aktivitas melaut apabila kondisi tidak memungkinkan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat pesisir dan para nelayan untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di laut ketika cuaca memburuk,” demikian penekanan dalam kegiatan tersebut.
Selain keselamatan pelayaran, personel juga mengajak masyarakat pesisir berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan. Masyarakat turut disosialisasikan mengenai Call Center Sat Polairud Polresta Balikpapan dan layanan kepolisian 110 yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan bantuan atau melaporkan gangguan kamtibmas.
Para nelayan juga diingatkan untuk selalu mengenakan life jacket saat melaut. Sementara pemilik kapal diminta memastikan seluruh perlengkapan keselamatan pelayaran tersedia dan berfungsi dengan baik sebelum kapal beroperasi.
Tak hanya menyasar keselamatan, edukasi juga diberikan kepada kalangan remaja di kawasan pesisir mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya menjaga generasi muda dari ancaman tindak pidana narkotika.
Sat Polairud menegaskan, perubahan cuaca secara cepat, hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, serta gelombang yang meningkat dapat memperbesar risiko kecelakaan di wilayah perairan. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.
Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi kamtibmas wilayah perairan Balikpapan terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kondisi cuaca saat pemantauan cerah hingga berawan, dengan ombak relatif landai dan angin sedang.
Peningkatan patroli tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi preventif Polresta Balikpapan untuk memastikan aktivitas masyarakat di wilayah perairan tetap berjalan aman di tengah dinamika kondisi alam.
Sat Polairud juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau dan potensi dampaknya terhadap kondisi perairan. Kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta komunikasi cepat dengan petugas menjadi kunci untuk mencegah terjadinya korban maupun kecelakaan di laut.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: ANTISIPASI CUACA EKSTREM DAN DAMPAK AKTIVITAS GUNUNG API, SAT POLAIRUD POLRESTA BALIKPAPAN PERKUAT PATROLI PERAIRAN












