Global Expose TV Kabupaten LabuhanBatu Selatan – Pendapat saya untuk mendukung kerja bupati labusel H Edimin ,“Baru seumur jagung tapi sudah banyak langkah kongkrit yang terlihat sangat konsen kepada permasalahan di Kabupaten labusel Saya sangat mendukung,” kata Gunawan, Selasa (23/12/2023).
Katanya, beberapa bukti nyata kinerja adalah dengan membentuk lembaga-lembaga formal seperti, satgas bencana, tim percepatan pembangunan daerah, dan dewan pendidikan. Namun, perlu juga dipahami bahwa semua itu tidak boleh dimanfaatkan oleh para ASN yang ingin mencari kesempatan untuk kepentingan pribadinya.
“Seperti halnya rekrutmen dewan pendidikan. Saya perhatikan banyak sekali ASN yang ikut daftar. Saran saya lebih baik ASN itu pensiun dini,” cetusnya.
Ia menjelaskan, bahwa Dewan Pendidikan memiliki fungsi sebagai Mediator Agency, yaitu sebagai mediator antara pemerintah (eksekutif) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Legislatif) dengan masyarakat.”PNS merupakan bagian dari perangkat eksekutif, apabila menjadi Anggota Dewan Pendidikan, cukup resisten dan dapat mempengaruhi independensi dan integritas Dewan Pendidikan,seorang PNS memiliki pedoman berupa Nilai Dasar yaitu aspek Profesionalitas sebagaimana diatur dalam Pasal 4 UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara,” jelasnya.
Dalam kondisi PNS rangkap jabatan, maka perlu dipertanyakan bagaimana konsistensi untuk tetap bersikap profesional. Bukan tidak mungkin akan terjadi Conflict of Interest (CoI) dalam menjalankan tugasnya, apalagi ada Kepala badan, kepala Kemenag dan Sekdin dalam seleksi tersebut.
“Semestinya ruang dan kesempatan di Dewan Pendidikan Kabupaten labusel berikan saja kepada putra-putri kabupaten labusel saya rasa diantara mereka banyak yang memiliki kompetensi. Dan untuk mencari orang-orang pengalaman itu tentunya diberikan peluang dan kesempatan terlebih dulu kepada orang yang belum berpengalaman. Aneh menurut saya, masih ada kalangan ASN yang ikut mendaftar untuk menjadi dewan pendidikan apalagi ASN tersebut pernah menjabat jabatan eselon dan sedang menjabat di Dinas Pendidikan, ‘ko masih saja mengejar pengen menjadi Dewan Pendidikan,” katanya.
Sedangkan potret buramnya dunia pendidikan di Kabupaten labusel yang sampai saat ini masih terjadi, itu juga tidak lepas dari pejabat ASN yang pernah menjabat atau yang masih menjabat di Dinas Pendidikan Kab labusel Jadi, menurut saya Pejabat ASN yang ikut mendaftar seleksi dewan pendidikan, sepertinya mau berusaha nyuci piring kotor bekas makannya sendiri,” katanya.(Mirwan Hasibuan)












