Global Expose TV Kota Balikpapan – SMA Negeri 5 Balikpapan angkat bicara terkait isu yang beredar di tengah masyarakat mengenai proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dituding hanya memprioritaskan anak pejabat atau pihak tertentu yang memiliki “orang dalam”. Pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan siswa dilaksanakan secara transparan, objektif, profesional, dan tetap berpedoman pada aturan resmi yang berlaku, Senin (11/5/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 5 Balikpapan, Murti S.Pd, memastikan informasi tersebut tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menegaskan bahwa sekolah menjunjung tinggi prinsip keadilan dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon peserta didik tanpa adanya perlakuan istimewa.
“Penerimaan siswa dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan SPMB yang berlaku. Jika kuota atau kursi masih tersedia, maka sekolah akan menerima siswa berdasarkan kebutuhan dan aturan resmi, bukan karena adanya titipan ataupun orang dalam,” tegas Murti saat dikonfirmasi awak media.
Ia menambahkan, seluruh tahapan SPMB dilaksanakan secara terbuka dan profesional guna menjaga integritas lembaga pendidikan serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan siswa.
Menurutnya, pihak sekolah tidak mentolerir praktik-praktik yang mencederai prinsip kejujuran dan transparansi dalam dunia pendidikan. Karena itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap isu maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami berharap masyarakat memperoleh informasi langsung melalui saluran resmi sekolah agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan opini negatif di tengah publik,” tambahnya.
Dengan klarifikasi tersebut, SMA Negeri 5 Balikpapan berharap proses SPMB tahun 2026 dapat berjalan aman, kondusif, dan tetap mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas, serta pemerataan hak pendidikan bagi seluruh siswa.
Penulis : Samsul bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Bantah Isu “Orang Dalam”, SMA Negeri 5 Balikpapan Pastikan SPMB Transparan dan Profesional












