Global Expose TV Kabupaten KUTAI BARAT – Di tengah kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Muara Pahu Polres Kutai Barat bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar batin memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.
Shalat Istisqa berlangsung di Halaman Kantor Camat Muara Pahu, RT 006 Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu, Sabtu (5/9/2026) pukul 08.00 WITA. Sekitar 250 jamaah turut mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari personel Polri, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga Kecamatan Muara Pahu.
Kegiatan dihadiri Camat Muara Pahu H. Mauliddin Said, S.Kep., Ners., M.Kes., Ps. Kapolsek Muara Pahu Ipda Dwi Yulistiono, S.Pd., Sekcam Muara Pahu Dirna, S.E., M.Si., Kepala KUA Muara Pahu Hamli, S.Ag., Ketua Masjid Baitul Mukarramah Supiansyah, S.IP., Ketua Masjid Darussalam Rasidi, Kasi Pendidikan H. Padli, S.Pd., serta masyarakat se-Kecamatan Muara Pahu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tata cara pelaksanaan Shalat Istisqa. Selanjutnya, seluruh jamaah melaksanakan shalat berjamaah yang dilanjutkan dengan khutbah oleh Kepala KUA Muara Pahu, Hamli, S.Ag.
Dalam khutbahnya, Hamli mengajak seluruh jamaah memperbanyak istighfar, meningkatkan ketakwaan, menjaga kelestarian lingkungan, serta meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah kondisi kemarau panjang yang membuat vegetasi dan lahan semakin mudah terbakar. Pencegahan Karhutla pun tidak hanya membutuhkan kesiapsiagaan aparat, tetapi juga kesadaran seluruh masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Dengan penuh kekhusyukan, para jamaah memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan, sekaligus melindungi masyarakat Kutai Barat dari ancaman Karhutla.
Ps. Kapolsek Muara Pahu Ipda Dwi Yulistiono, S.Pd. mengatakan, Shalat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar bersama antara Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.
“Selain upaya patroli dan sosialisasi Karhutla, kami juga memohon kepada Allah SWT melalui Shalat Istisqa. Semoga doa kita dikabulkan dan Kabupaten Kutai Barat segera diberi hujan,” ujarnya.
Ia menegaskan, upaya pencegahan Karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat. Kewaspadaan terhadap potensi titik api menjadi tanggung jawab bersama, terlebih di tengah kondisi cuaca yang kering.
Polres Kutai Barat juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110.
Ikhtiar lahir terus dilakukan, doa pun dipanjatkan. Semoga hujan segera turun, membawa kesejukan, keberkahan, dan keselamatan bagi masyarakat Kutai Barat.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Bersama 250 Jamaah, Polsek Muara Pahu Gelar Shalat Istisqa, Mohon Hujan dan Jauhkan Kubar dari Karhutla












