Global Expose TV Kabupaten BERAU – Mengantisipasi meningkatnya potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah kondisi kemarau, Polres Berau menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Karhutla Wilayah Kalimantan Timur Tahun 2026 di Halaman Polsek Tanjung Redeb, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa (11/8/2026) pukul 09.00 WITA.
Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto, didampingi Kasat Samapta Iptu Leo Ripanto selaku Perwira Apel. Sementara Kanit Turjawali Sat Samapta Ipda Suyono bertindak sebagai Komandan Apel.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Polsek jajaran Polres Berau sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana Karhutla di wilayah masing-masing.
Apel turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Berau, perwakilan Kodim 0902/Berau, Basarnas, BPBD Kabupaten Berau, serta unsur terkait lainnya.
Sementara peserta apel terdiri atas gabungan personel Kodim 0902/Berau, Brimob, Sat Samapta dan staf Polres Berau, Basarnas, BPBD, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Damkar Kabupaten Berau, hingga Tim Rescue PT Berau Coal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan dan pimpinan apel ke lapangan, dilanjutkan dengan Mars Polri, penghormatan pasukan, pemeriksaan barisan personel, serta pengecekan kesiapan armada pemadam kebakaran.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian amanat, doa bersama, hingga penutupan apel.
Dalam amanatnya, Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto, S.H. menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh unsur dalam mengantisipasi potensi Karhutla, khususnya menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan kemarau.
Menurutnya, kondisi vegetasi yang semakin kering membuat potensi kebakaran meningkat sehingga langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini, bukan hanya ketika kebakaran telah terjadi.
“Fenomena El Nino membuat kondisi vegetasi menjadi sangat kering dan rentan terbakar. Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sekali-kali melakukan pembakaran lahan, baik untuk perkebunan maupun pembersihan kawasan. Langkah pencegahan dini dan kesadaran bersama adalah kunci agar wilayah Kalimantan Timur bebas dari ancaman karhutla,” tegas Kompol Noor Dhianto.
Polres Berau bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait juga berkomitmen memperkuat patroli serta pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi Karhutla.
Kesiapan personel, sarana dan prasarana pemadaman, serta koordinasi lintas instansi akan terus ditingkatkan sebagai upaya mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Selain mengedepankan langkah preventif, aparat juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Terhadap pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran dan menimbulkan dampak hukum maupun lingkungan, aparat akan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, Polres Berau menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara aparat, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga wilayah Berau tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polres Berau Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Instansi












