Global Expose TV Indramayu – Belum lama ini, Kepala UPTD SDN Tawangsari dikabarkan telah membawa aset negara jenis baja ringan hollow yang saat ini masih dipertanyakan keberadaannya, lantaran barang tersebut tidak terlihat ada dilingkungan sekitar sekolah.
Tudingan kabar tersebut dilontarkan oleh oknum kepala tukang berinisial SJ, dari pihak jasa kontruksi CV BUGARI SAE yang saat ini sedang melaksanakan proyek rehabilitasi sedang / berat ruang kelas beserta perabotnya di SDN Tawangsari Kabupaten Indramayu.
Munculnya kabar miring tersebut berawal saat tim jurnalinvestigasi menanyakan kepada pihak pelaksana kegiatan terkait keberadaan aset negara seperti baja ringan hollow di UPTD SDN Tawangsari yang diketahui sudah tidak ada dilingkungan sekolah.
Kepala Tukang berinisil SJ dari pihak penyedia jasa kontruksi CV Bugari Sae, kepada awak media mengatakan bahwa terkait keberadaan aset negara jenis baja ringan hollow agar menanyakan langsung kepada Kepala SDN Tawangsari.
Dikatakan SJ bahwa, aset negara jenis baja ringan hollow tersebut sudah di bawa oleh pihak sekolah dalam hal ini Kepala SDN Tawangsari. Untuk hal-hal lain, ia juga mengarahkan awak media agar menanyakan langsung kepada pihak pelaksana.
“Baja ringan hollow mah tanyain langsung saja ke bapak Kepala Sekolah, soalnya sudah dibawa.”Ujar SJ, pada Sabtu (05/08/2023).
Sementara Kepala UPTD SDN Tawangsari, Duljalil saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, ia membantah bahwa tidak pernah merasa membawa aset negara jenis baja ringan hollow seperti atas tudingan yang ditujukan terhadap dirinya.
“Saya tidak tahu dan tidak merasa membawa barang tersebut, Demi Allah.”Tuturnya, pada Jum’at (11/08/2023) dikantornya.
Diketahui, saat ini di UPTD SDN Tawangsari sedang dilakukan pekerjaan rehabilitasi sedang / berat ruang kelas beserta perabotnya. Dengan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Indramayu 2023, nilai kontrak Rp.522.349.800, penyedia jasa kontruksi CV BULGARI SAE.
Hingga berita ini tayang, tim jurnalinvestigasi masih terus menggali informasi tentang keberadaan aset negara jenis baja ringan hollow di UPTD SDN Tawangsari tersebut.(Ry)











