Global Expose TV – Kabupaten Pandeglang, Banten. Kamis, 21 Mei 2026
Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui sektor pariwisata dan inovasi masyarakat. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Program Fasilitasi Pengembangan Inovasi Desa yang digelar di Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem desa wisata yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Acara dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi penggerak pembangunan desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Kabid Destinasi Wisata, Paunda Bayu Ajie AP., M.Si., yang menyampaikan materi bertajuk “Pengembangan Destinasi Desa Wisata Provinsi Banten” dengan tema besar “Membangun Ekosistem Pariwisata Desa Mandiri, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Global.”

Turut hadir Camat Picung, Masrony, S.E., serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten, Wiwin S., yang memberikan dukungan terhadap penguatan inovasi desa sebagai fondasi pembangunan masyarakat berbasis potensi lokal.
Dalam pemaparannya, Paunda Bayu Ajie menegaskan bahwa desa wisata bukan hanya tentang destinasi kunjungan semata, melainkan bagian dari pembangunan ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan budaya, lingkungan, dan pemberdayaan warga desa.
Menurutnya, Provinsi Banten memiliki kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru melalui sektor pariwisata desa.
Desa wisata harus dibangun dengan konsep yang berkelanjutan, berbasis masyarakat, dan mampu menciptakan dampak ekonomi nyata bagi warga. Potensi lokal harus menjadi kekuatan utama agar desa memiliki identitas dan daya saing,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, kelompok sadar wisata, hingga generasi muda dalam menciptakan ekosistem pariwisata desa yang sehat dan produktif.
Selain itu, digitalisasi promosi wisata dan penguatan kapasitas sumber daya manusia disebut menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan sektor pariwisata di era modern.
Sementara itu, Camat Picung Masrony, S.E., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Kolelet sebagai lokasi kegiatan pengembangan inovasi desa. Ia berharap program tersebut mampu menjadi motivasi bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Picung untuk terus menggali potensi lokal dan meningkatkan kreativitas masyarakat.
“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan wawasan baru bagi masyarakat dan aparatur desa tentang pentingnya inovasi dan pengembangan desa wisata sebagai peluang peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Masrony juga menilai bahwa Kabupaten Pandeglang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif yang perlu terus dikembangkan secara profesional dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan DPMD Provinsi Banten, Wiwin S., menjelaskan bahwa Program Fasilitasi Pengembangan Inovasi Desa merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong kemandirian desa melalui penguatan potensi unggulan masing-masing wilayah.
Menurutnya, inovasi desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut tata kelola pemerintahan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dan potensi lokal.
Desa harus mampu menciptakan inovasi yang sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing. Dengan inovasi, desa dapat berkembang lebih cepat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan antusias dan diikuti diskusi interaktif antara peserta dan narasumber terkait strategi pengembangan desa wisata, pengelolaan potensi lokal, penguatan UMKM, hingga peluang promosi wisata berbasis digital.
Masyarakat Desa Kolelet menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap adanya pendampingan lanjutan dari pemerintah agar potensi wisata dan inovasi desa dapat berkembang lebih optimal.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, diharapkan Desa Kolelet dapat menjadi salah satu contoh desa inovatif dan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pandeglang yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal, budaya, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanju
Penulis : Edi Nasikin
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












