Global Expose TV Kota Balikpapan – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Timur melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah dalam membangun ekosistem informasi publik yang profesional, kredibel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Audiensi yang berlangsung pada Rabu malam (17/6/2026) pukul 19.30 WITA di Balikpapan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah IWO Kalimantan Timur, Rustam Afandi, YHS., S.Kom., didampingi Sekretaris Samsul Bahri. Pertemuan itu juga dihadiri Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) sekaligus Komite Tetap Ketenagalistrikan KADIN Kalimantan Timur, Maret Samuel Sueken.
Dalam pertemuan tersebut, IWO Kaltim menyampaikan berbagai gagasan dan program strategis yang berorientasi pada penguatan kualitas informasi publik di era digital. Fokus pembahasan meliputi peningkatan kompetensi wartawan, penguatan literasi digital masyarakat, pencegahan penyebaran hoaks, serta pengembangan media yang mampu menjawab tantangan transformasi teknologi informasi.
Ketua IWO Kaltim, Rustam Afandi, menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi saat ini, media memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pers memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ruang publik. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat antara media dan pemerintah sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, edukatif, dan konstruktif,” ujarnya.
Rustam menambahkan, IWO Kaltim siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat komunikasi publik melalui berbagai program peningkatan kapasitas wartawan dan pengembangan jurnalisme digital yang profesional.
Sementara itu, Sekretaris IWO Kaltim, Samsul Bahri, menekankan bahwa media merupakan jembatan utama antara kebijakan pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi publik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor media agar pesan-pesan pembangunan dapat tersampaikan secara efektif dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, IWO Kaltim juga menawarkan sejumlah program kolaboratif kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, antara lain pelatihan jurnalisme digital berkelanjutan, penguatan literasi media di tengah masyarakat, serta dukungan publikasi terhadap program-program strategis pembangunan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyambut baik berbagai inisiatif yang disampaikan IWO Kaltim. Ia menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas dan transparan.
Menurutnya, keberadaan pers yang profesional dan independen menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi yang sehat dengan insan pers serta organisasi profesi media demi mewujudkan sistem informasi publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Rudy Mas’ud.
Di sisi lain, Ikatan Wartawan Online juga mendapat dukungan penuh dari Maret Samuel Sueken, ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik sesuai amanat Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Menurutnya, media yang profesional akan menjadi pilar penting dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga kualitas demokrasi.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan antara IWO Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Melalui kolaborasi yang erat, kedua pihak diharapkan mampu menghadirkan ekosistem informasi publik yang modern, terpercaya, serta mampu menjawab tantangan dan dinamika era digital yang terus berkembang.
Penulis : Samsul bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: IWO Kaltim Audiensi dengan Gubernur, Perkuat Sinergi Bangun Ekosistem Informasi Publik yang Profesional dan Adaptif












