
Global Exspos TV Kabupaten labusel Yang Hangat Menjadi Sorotan Di Masarakat diduga akibat terlalu campur tangan Pamarintah kabupaten labuhanbatu selatan tentang Seleksi Calon Pengurus Badan Zakat Nasional (BAZNAS)Yang ingin Memenangkan Calon Yang Kurang berkomitmen tidak Memahami Sehingga Bisa dikatakan Orang 2023 Di labusel Bulan Puasa Seperti Ini Kegiatan Baznas Untuk membagikan Zakat Provesi ASN dan Zakat Mal tidak terlaksana Akibat Pengurus Baznas itu sendiri tidak ada bulan itu aja kantor Baznas aja tidak diketahui dimana rimbanya

Beberapa Badan Kemakmuran Mesjid(BKM)Di kotapinang Mengatakan pada wartawan minggu 9. April 2023 . Kalau soal Baznas tahun 2023 Ini kami memeluk ada diberi dari baznas labusel Berupa Undangan untuk Warga mustahak.penerima jakat kalau tahun tahun lalu 10 hari ramadan undangan itu udah ada Sehingga kita para BKM menyerahkan undangan Baznaz itu ke mustahak sesuai data BKM warga penerima jahat fitrah jadi ini sama sekali tidak ada maka hal ini sering kami pertanyaan pada rekan wartawan yang kebetulan sholat disini

Seketaris Daerah (Sekda(labusel .Heri Wahyudi Simatupang S. STO.M.AP ketika dikonfirmasi via wabsap menyangkut penyebab Ketidak adan Badan Zakat Nasional(baznas) tahun 2023 di labusel jawab sekda bang sebagai Teknis tanya abang sama Kabag Sosial Teknis dan mekanisme di dinas sosial
Sesuai arahan sekda karena bidang teknis adalah kabag kesos maka abang konfirmasi aja ke kesos kabag kesos labusel H Hasian harahap mengatakan pada wartawan via wabsap pihak pamarintah kabupaten labusel menunggu rekomendasi dari Baznas RI biar bisa dibuat SK Bupati untuk mulai ramadan 2023 ini baznas kosong dan zakat profesi juga gak dikutip karena petugas gak ada pungkasnya
Salah seorang Calon Pengurus Baznas yang masuk dikatagori lulus seleksi yang tak mau disebut jati dirinya menjelaskan benar saya juga lulus hasil seleksi jadi pengurus baznas namun udah hampir 1 tahun tidak dilantik ini aja bulan ramadan kami belum mendapat tugas perihal pembagia Zakat tersebut dan juga kami belum dilantik apa lagi kantor
Tapi apa yang jadi gendala kita tidak tau soalnya 10 orang kami mendaftar dan ikut tes seleksi maka rengking tertinggi ketua sampai rengking ke 5 yang masuk jadi pe gurus 5 orang terbuang kalau hasil seleksi itu tertinggi itu H Amad dari tanjung Medan tapi udah hampir setahun tidak berfungsi intah apa sebabnya tuturnya (Mirwan hasibuan)











