Global Expose TV Kota BALIKPAPAN – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Timur menggelar Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Luhur Tribrata yang dirangkaikan dengan prosesi pencucian Pataka Tribrata Polri dan Pataka Siaga Dharma Bhakti di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Selasa (30/6/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., serta dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kaltim, dan seluruh peserta upacara.
Prosesi pencucian Pataka menjadi bagian dari tradisi menjelang Hari Bhayangkara sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Tribrata sekaligus bentuk penyucian simbol kehormatan institusi Polri. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel untuk memperkuat komitmen dalam menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme saat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., mengatakan bahwa pemuliaan nilai-nilai Tribrata merupakan tradisi tahunan yang memiliki makna mendalam bagi setiap insan Bhayangkara.
“Tribrata bukan hanya sekadar pedoman, tetapi menjadi landasan moral bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Yuliyanto menjelaskan, Pataka Siaga Dharma Bhakti memiliki nilai historis sebagai simbol kehormatan Polda Kalimantan Timur. Pataka tersebut ditetapkan pada 2 Juni 1969 oleh Panglima Angkatan Kepolisian (Kapolri) saat itu, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Hoegeng Iman Santoso, sebagai lambang Komando Daerah Angkatan Kepolisian (Komdak) XIV/Kalimantan Timur yang kini dikenal sebagai Polda Kalimantan Timur.
Menurutnya, Pataka Siaga Dharma Bhakti mengandung filosofi mendalam melalui lambang Tribrata yang menjadi pedoman hidup anggota Polri sekaligus mencerminkan identitas dan semangat pengabdian Polda Kaltim kepada masyarakat.
Ia menegaskan, prosesi pencucian Pataka bukan sekadar seremonial, melainkan simbol penyucian nilai-nilai luhur Tribrata yang harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat pengabdian, menjaga integritas personel, serta mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kalimantan Timur,” tutupnya.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltim Gelar Upacara Pemuliaan Tribrata dan Pencucian Pataka Siaga Dharma Bhakti












