Global Expose TV Kota BALIKPAPAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan, Andri Lesmano, A.Md.IP., S.H., M.H., mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum warga binaan Muhammad Husein meninggal dunia.
Keterangan tersebut disampaikan Andri saat memberikan wawancara resmi kepada tim media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Timur, Senin (5/10/2026).
Dalam keterangannya, Andri menyebut Husein sebelumnya sempat terlibat perselisihan dengan warga binaan lainnya. Perselisihan yang bermula dari cekcok mulut tersebut kemudian berkembang menjadi perkelahian fisik.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa malam (29/9/2026), sekitar pukul 22.00 WIB, di Blok B.7 Lapas Kelas IIA Balikpapan.
“Pihak Lapas menjelaskan bahwa sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan sempat terlibat pertengkaran dan perkelahian dengan warga binaan lainnya,” ujar Andri.
Menurutnya, rangkaian kejadian tersebut menjadi bagian penting yang perlu ditelusuri untuk mendapatkan gambaran secara utuh mengenai kondisi dan peristiwa yang dialami Husein sebelum akhirnya meninggal dunia.
Andri juga membenarkan adanya informasi mengenai kondisi psikologis Husein yang dikaitkan dengan perselisihan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas keterangan awal dan tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab perkelahian maupun penyebab kematian.
“Informasi itu masih merupakan keterangan awal. Kita tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa hal tersebut menjadi penyebab perkelahian ataupun penyebab meninggalnya yang bersangkutan,” jelasnya.
Karena itu, pihak Lapas menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penyidikan kepada aparat kepolisian untuk mengungkap fakta secara objektif berdasarkan alat bukti dan keterangan para pihak.
“Kami berharap masyarakat jangan sampai tergiring opini yang belum tentu kebenarannya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Andri.
Ia menambahkan, pihak Lapas menghormati serta mempercayakan proses hukum kepada kepolisian agar seluruh rangkaian kejadian dapat terungkap secara terang dan akurat.
“Iya, kita percayakan kepada pihak kepolisian melakukan penyidikan sampai tuntas, sehingga kita bisa menerima data dan informasi secara akurat,” tambahnya.
Andri menyampaikan, dalam beberapa hari terakhir jajaran Polresta Balikpapan bersama Polsek Balikpapan Selatan telah melakukan langkah-langkah penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Pihak Lapas, lanjut dia, siap memberikan seluruh data maupun informasi yang dibutuhkan penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara.
Sementara terkait penyebab pasti meninggalnya Muhammad Husein maupun ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut, Andri menegaskan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyidikan aparat yang berwenang.
Ia meminta seluruh pihak tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan resmi dan proses hukum selesai dilakukan.
“Yang paling penting, informasi yang disampaikan harus berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan resmi, sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” katanya.
Di akhir keterangannya, Andri Lesmano bersama jajaran Lapas Kelas IIA Balikpapan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Muhammad Husein.
“Atas nama pribadi dan jajaran Lapas Kelas IIA Balikpapan, kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum Muhammad Husein. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” pungkas Andri.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Kalapas Balikpapan Ungkap Rangkaian Peristiwa Sebelum Warga Binaan Husein Meninggal












