Global Expose TV Kota Balikpapan – Semarak Hari Bhayangkara ke-80 semakin terasa dengan digelarnya Lomba dan Seni Burung Berkicau Kapolda Kaltim Cup 2026 yang berlangsung meriah di Mako Ditpamobvit Polda Kaltim Km 13, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi para pecinta burung berkicau se-Kalimantan Timur ini secara resmi dibuka oleh Endar Priantoro dan dihadiri Adrianto Jossy Kusumo, para Pejabat Utama Polda Kaltim, dewan juri, panitia pelaksana, serta komunitas dan klub burung berkicau dari berbagai daerah.
Antusiasme peserta terlihat luar biasa. Sebanyak 235 peserta telah mendaftar secara online, sementara pendaftaran langsung di lokasi terus bertambah dengan puluhan peserta yang ikut memeriahkan berbagai kelas perlombaan yang dipertandingkan.
Beragam jenis burung unggulan turut berlaga, mulai dari Murai Borneo, Cucak Hijau, Murai Non Gembung, Kacer, Cendet, Kenari, Love Bird hingga Murai Bebas. Seluruhnya dipertandingkan dalam enam kategori bergengsi, yakni Diamond, Palladium, Platinum, Gold, Silver, dan Bronze, dengan total puluhan kelas yang disiapkan panitia.
Tak hanya memperebutkan gelar juara di setiap kelas, panitia juga menyediakan penghargaan khusus untuk Burung Terbaik, Juara Umum Bird Club (BC), dan Single Fighter (SF). Kemeriahan acara semakin lengkap dengan berbagai doorprize menarik, mulai dari sepeda motor, perangkat elektronik hingga paket sembako bagi peserta dan pengunjung yang beruntung.
Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui ruang-ruang kebersamaan yang positif dan produktif.
“Di usia ke-80 tahun, Polri terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolda.
Menurutnya, dunia kicau mania tidak hanya identik dengan kompetisi, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kesabaran, ketekunan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan kelestarian alam.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara hobi dan upaya konservasi. Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap burung harus sejalan dengan komitmen menjaga habitat dan kelestarian satwa di alam.
“Burung yang berkicau di arena lomba tidak boleh dibayar dengan hilangnya suara burung di hutan. Kecintaan terhadap burung harus menjadi bagian dari solusi konservasi, bukan ancaman bagi kelestariannya,” tegasnya.
Selain menjadi ajang kompetisi dan hiburan, Kapolda Kaltim Cup 2026 juga dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Mulai dari peternak burung, produsen pakan, pengrajin sangkar hingga para perawat burung turut merasakan manfaat dari geliat kegiatan yang melibatkan ribuan pecinta burung tersebut.
Melalui kegiatan ini, Polda Kaltim berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran akan pelestarian lingkungan serta pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Kapolda Kaltim Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Kicau Mania Padati Arena Lomba Burung Berkicau












