Global Expose TV, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim- Program Pemerintah dari Dinas UMKM Prindagkop Kabupaten Penajam Paser Utara, terkait pembngunan Pasar Induk Waru yang baru terbangun tepatnya di KM 27 RT.02 Desa Sesulu, Kecamatan Waru seharusrnya sudah siap dipindahkan dan bukan lagi beroperasi di pasar lama yang kini terkesan sangat kumuh dan seharusnya tidak ditempati lagi.
Dikutip dari Tabloid Akurat menyebut,” Pasar Waru yang baru tersebut merupakan program Pemeritah 10 tahun yang lalu sudah dicanangkan Pemkab PPU melalui Dinas UMKM Prindagkop, kini terlihat megah dan terkesan mewah jika dilihat dari jauh, namun setelah di lihat dari dekat penuh semak belukar alias terbengkalai, Tulis Rusdi Pimpinan Redaksi Tabloid Akurat.

Menurut pantauan Rusdi yang juga Ketua LSM KP-LISOS, Setelah Pemerintah Provinsi Kaltim mengaktifkan normalisasi Aliran Sungai Sesulu melalui UPT PU Kecamatan Waru, Kepala UPT PU PR Kecamatan Waru dan jajarannya menggalang warga untuk Bergotong royong membersihkan Lokasi Pasar Waru yang penuh dengan Sampah dan ranting kayu yang berserakan.
Salah satu warga RT.02 Waru Sarifuddin berprofesi sebagai nelayan menuturkan bahwa pasar yang baru dibangun itu sudah bertahun tahun tidak dipergunakan, kendati demikian kami sangat berterima kasih kepada UPT PU PR Waru yang sudah membuka akses jalan menuju pasar,” dan kami Warga Sesulu berharap pasar yang baru itu segera di fungsikan secepatnya jangan sampai disia-siakan, uang rakyat yang dialokasikan melalui program pembangunan tidak di pergunakan sebaik baiknya,” ucap dia.

Sementara itu Ketua DPP ( LSM KP-LISOS ) Komite Peduli Lingkungan Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara Rusdi menurut pantauannya dilapangan menyebut UPTD Waru sudah terlihat adanya jalan yang dibantu UPTD Waru yaitu akses jalan masuknya menuju lokasi pasar.”
“Program Sudah ada kenapa Progresnya belum berjalan, ini namanya pekerjaan sia-sia, jika tidak dihuni pedagang pasar, maka dikhawatirkan pondasi, tiang dibawah mulai kropos, jika ditendang terkelupas cor semennya, saya berharap kepada pemerintah yang menangani pasar ini segera dipergunakan, jika pasar ini dipergunakan maka masyarakat khawatir tempat ini akan dijadikan tempat negatip alias tempatnya mesum,”tegasnya.

Persoalan Bangunan Pasar Waru tersebut jadi perhatian Presiden RI Joko Widodo usai Mengunjungi IKN dan Tempat Lainnya di Kabupaten PPU, Kaltim pada Kamis (21 Desember 2023).
Joko Widodo Minta Pasar Waru Segera dibangun, menurut Pj Bupati PPU Makmur Marbun Ini merupakan Kado Istimewa bagi masyarakat PPU, Orang nomor satu Indonesia ini didampingi Pj Bupati Penajam Paser Utara, menghabiskan waktu kunjungannya ke berbagai tempat antara lain ke Kawasan Ibukota Negara IKN di Kecamatan Sepaku dan menyempat kan diri mampir di pasar Waru, di Kecamatan Waru, melihat dari dekat aktifitas pedagang kecil, UMKM dan sebagainya,
“Walaupun pasar Waru ini notabene masih sederhana dan tradsisonal banget, justru Presiden menginginkan pasar Waru ini segera dibangun dengan bantuan anggaran yang akan diberikan langsung oleh presiden,” kata Makmur Marbun.
.
Rupanya tidak butuh waktu lama, setelah kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke pasar Waru, kecamatan Waru, Kabupaten PPU di Kaltim beberapa waktu lalu, dipastikan bantuan dari orang nomor satu di Indonesia ini untuk relokasi pasar yang lama tersebut segera terealisasi untuk pinda ke pasar yang baru.
Dari informasi yang diperoleh, besaran bantuan anggararan yang akan diterima pemkab PPU dari presiden untuk relokasi pasar Waru tersebut sebesar Rp.10.068.197.000. Hal ini sesuai arahan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang merupakan usulan perbaikan pasar Waru hasil kunjungan Presiden RI tanggal 21 Desember 2023 belum lama ini.
“ Anggarannya ini sudah diproses Mensesneg kepada Kementerian PUPR dan pada Januari 2024 sudah mulai pelaksanaannya,” kata Penjabat Bupati PPU Makmur Marbun melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Setkab PPU, Rabu, (27/12/2023).
Untuk itu Pj Bupati Makmur Marbun berharap terkait pembangunan relokasi pasar waru tersebut dirinya meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di kabupaten PPU segera menyiapkan segala sesuatunya yang diperlukan. Termasuk lokasi untuk relokasi pembangunan pasar tersebut.
“Dalam waktu dekat saya akan mengumpulkan OPD terkait untk melakukan pembahasan lebih lanjut soal pembangunan pasar Waru ini. Termasuk untuk lokasinya dimana dan hal-hal lainnya yang perlu kita siapkan,” ungkap Makmur Marbun.
Seperti diketahui, belum lama ini Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerjanya ke pasar waru, kabupaten PPU.
Dalam lawatannya tersebut, presiden melihat langsung kondisi pasar Waru dan minta agar pasar segera dibangun dengan anggaran yang akan diberikan.
Kunjungannya ke pasar tersebut sekaligus untuk mengecek sejumlah harga kebutuhan pokok seperti cabai, bawang merah, bawang putih, tomat dan sebagainya termasuk kebutuhan beras di pasar ini.
Dalam kunjungannya ke Pasar Waru ini, tampak Presiden juga turut menyapa pedagang seraya membagikan sejumlah bantuan berupa sembako. Presiden pun terlihat membeli barang yang dijual oleh salah satu pedagang di sana.
Turut mendampingi Presiden yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil. (Hms/Eds Jl/Isk).












