Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bandung, Jawa Barat – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, botol minum telah menjadi barang yang hampir selalu dibawa dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, bagi banyak orang, membawa botol minum sering kali masih disertai dengan kebutuhan membawa barang-barang kecil lain, seperti kartu, uang tunai, kunci, atau aksesori pribadi yang mudah tercecer saat bepergian.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, sekelompok mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) menghadirkan Navira, sebuah inovasi botol minum yang memadukan fungsi hidrasi dengan penyimpanan praktis dalam satu produk. Melalui mata kuliah Integrated Business Experience (IBE), para mahasiswa mengembangkan produk yang tidak hanya berfokus pada fungsi, tetapi juga pada pengalaman pengguna dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Keunikan utama Navira terletak pada sarung penyimpanan (storage sleeve) berbahan kulit asli yang melingkari botol minum. Berbeda dengan sarung pada umumnya yang hanya berfungsi sebagai pelindung atau elemen dekoratif, sarung penyimpanan Navira dirancang sebagai ruang penyimpanan tambahan yang memungkinkan pengguna membawa berbagai kebutuhan kecil dalam satu genggaman. Dengan demikian, pengguna dapat bergerak lebih praktis tanpa harus selalu mencari barang-barang penting di dalam tas.

Selain menawarkan fungsi yang inovatif, Navira juga mengedepankan nilai lokal melalui kolaborasi dengan pengrajin kulit asal Garut. Setiap sarung penyimpanan dibuat menggunakan keterampilan pengrajin lokal yang selama ini dikenal menghasilkan berbagai produk kulit berkualitas. Melalui kolaborasi ini, Navira berupaya menghadirkan produk yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga memiliki cerita di balik proses pembuatannya.

Pemanfaatan kulit asli memberikan karakter tersendiri pada setiap produk. Tekstur yang khas, daya tahan yang baik, serta tampilan yang elegan menjadikan sarung penyimpanan Navira tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga bagian dari identitas produk. Perpaduan antara desain modern dan sentuhan kerajinan lokal menciptakan produk yang relevan bagi kebutuhan masyarakat perkotaan masa kini.

Mengusung konsep perlengkapan harian yang praktis (practical everyday carry), Navira dirancang untuk menemani berbagai aktivitas, mulai dari kuliah, bekerja, berolahraga, hingga perjalanan sehari-hari. Desainnya yang minimalis membuat produk ini mudah dipadukan dengan berbagai gaya hidup, sementara fitur penyimpanan tambahan memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna yang mengutamakan kepraktisan.

Lebih dari sekadar botol minum, Navira mencoba menghadirkan perspektif baru mengenai bagaimana sebuah produk sederhana dapat memberikan nilai yang lebih besar. Dengan menggabungkan fungsi, desain, dan pemberdayaan pengrajin lokal dalam satu inovasi, Navira menunjukkan bahwa kebutuhan sehari-hari dapat diubah menjadi solusi yang lebih relevan dengan gaya hidup modern.

Kehadiran Navira menjadi bukti bahwa kreativitas generasi muda tidak hanya mampu melahirkan produk yang inovatif, tetapi juga membuka ruang bagi kolaborasi antara desain, kewirausahaan, dan kearifan lokal. Di tangan mahasiswa Indonesia, sebuah botol minum tidak lagi sekadar wadah hidrasi, melainkan bagian dari gaya hidup yang praktis, bermakna, dan memiliki dampak sosial.

Facebook Comments Box

Penulis : Israa Nabila

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 

Berita Terkait

Setahun Mengawal MBG, AsLap Batujajar Timur I Berakhir: Muncul Sorotan soal Prosedur Kerja dan Pengelolaan Limbah
Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Batujajar Timur Berjalan Lancar, Warga Penerima Manfaat Apresiasi
Polemik Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi AsLap SPPG Batujajar Timur I Mencuat
Bapenda Kabupaten Bandung Barat Disorot, Ruang Pelayanan Publik Diduga Kosong Saat Jam Kerja
Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 
Lebih dari 50 Tenant Meriahkan Ganesha Business Festival 2026, Navira Tampilkan Inovasi Produk Multifungsi
Prajurit Yonif TP 826/BTB Ukir Prestasi Nasional, Sabet Perak di Kejurnas Karate PB FORKI 2026
Kapolri Buka Muktamar XIV Pemuda PERSIS, Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:17 WIB

Setahun Mengawal MBG, AsLap Batujajar Timur I Berakhir: Muncul Sorotan soal Prosedur Kerja dan Pengelolaan Limbah

Senin, 28 September 2026 - 12:06 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Batujajar Timur Berjalan Lancar, Warga Penerima Manfaat Apresiasi

Kamis, 17 September 2026 - 20:06 WIB

Polemik Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi AsLap SPPG Batujajar Timur I Mencuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Bapenda Kabupaten Bandung Barat Disorot, Ruang Pelayanan Publik Diduga Kosong Saat Jam Kerja

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:31 WIB

Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 

Berita Terbaru