Global Expose TV Indramayu – Pada akhir Juni lalu, Pemerintah Desa Terusan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat, menggelar pengurukan material batu untuk kebutuhan cor beton jalan di blok mandrat tepatnya RT 22, 23, 24, RW 08.
Seperti diketahui bersama bahwa, awal Juli pekerjaan cor beton jalan Desa Terusan telah selesai dilaksanakan. Namun, bangunan infrastruktur yang dibiayai Dana Desa tahun anggaran 2023 itu, saat ini kondisinya sudah banyak keretakan.
Fakta keretakan tersebut didapat saat jurnalinvestigasi menyambangi bangunan cor beton jalan di blok mandrat Desa Terusan, pada Minggu (23/07/2023). Saat dilewati dari pangkal hingga ujung jalan, ditemukan banyak keretakan pada bagian badan jalan.
Dengan adanya fenomena itu, publik menduga bahwa pelaksana kegiatan pembangunan jalan Desa Terusan blok mandrat tersebut disinyalir tidak kualitas kualitas sebagaimana yang telah ditentukan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Jika dilihat pada papan informasi kegiatan, pembangunan cor beton jalan Desa Terusan blok mandrat RT 22, 23, 24 RW 08 dengan P 325 m, L 3 m dan T 0,15 m itu menelan biaya Rp. 248.286.000, bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023 dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa setempat.
Sementara Kuwu Desa Terusan, H.Karyono mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui adanya keretakan pada bangunan cor beton jalan blok mandrat itu lantaran belum mengecek secara langsung hasil finishing nya.
Namun, jika memang ada keretakan pun menurutnya suatu hal yang wajar. Untuk proses finishing nya, ia mengatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan cor beton jalan di blok mandrat tersebut selesai pada Juli tahun ini.
“Disebelah mana yang retak, saya belum mengeceknya, kalaupun ada itu suatu hal yang wajar.”Tandasnya, Rabu (26/07/2023) dikantor desanya.
Meski demikian, H.Karyono mengatakan bahwa pihaknya akan memperbaiki keretakan-keretakan pada bangunan cor beton jalan di blok mandrat tersebut. Ia pun menyatakan bahwa pelaksanaannya sudah sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), (Ryn)











