Global Expose TV Kabupaten PENAJAM PASER UTARA — Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Bhayangkari Cabang Penajam Paser Utara kembali mencatat hasil positif. Panen kedua tanaman melon di Pondok Belanda, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (26/8/2026), menghasilkan sekitar 9 ton melon dari lahan seluas 5.000 meter persegi.
Panen bersama tersebut dihadiri Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.S.O.U., didampingi Wakapolres PPU Kompol Roganda, S.H., Ketua Cabang Bhayangkari Polres PPU Ny. Ayu Alek, Wakil Ketua Cabang Bhayangkari Polres PPU drg. Lily Roganda, para pejabat utama Polres PPU, perwakilan PT Asiana Chemicalindo Lestari, mahasiswa KKN, serta personel Polres PPU.
Kegiatan diawali arahan Kapolres PPU kepada jajaran pejabat utama, personel, dan Bhayangkari. Selanjutnya, Brigpol Ahmad Jainuri selaku personel Satbinmas Polres PPU sekaligus pengelola P2L memaparkan proses budidaya melon, mulai dari penanaman, perawatan hingga panen dan penyaluran hasil produksi.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Polres PPU bersama Bhayangkari dalam mengembangkan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.
“Panen melon ini merupakan hasil dari kerja keras, kebersamaan, dan komitmen seluruh pihak dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap program seperti ini terus berkembang dan mampu memberikan manfaat, sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif,” ujar Andreas.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Polres PPU terus mendorong berbagai kegiatan produktif yang tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Cabang Bhayangkari Polres PPU Ny. Ayu Alek menyampaikan bahwa keberhasilan panen kedua menjadi motivasi bagi Bhayangkari untuk terus mengembangkan Program P2L secara berkelanjutan.
“Program ini bukan hanya tentang menghasilkan pangan, tetapi juga bagaimana mengajak dan mengedukasi masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif,” ujarnya.
Hasil panen sekitar 9 ton melon dari lahan seluas 5.000 meter persegi menunjukkan bahwa pengelolaan lahan secara optimal dapat memberikan manfaat nyata, baik dari sisi ketahanan pangan maupun potensi ekonomi.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi antara Polri, Bhayangkari, masyarakat, mahasiswa, dan pihak perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan berlangsung aman, tertib, lancar, serta kondusif.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Panen Kedua P2L Bhayangkari Polres PPU Hasilkan 9 Ton Melon, Perkuat Ketahanan Pangan












