Global Expose TV, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim-Pasar Riko Diresmikan Pj Bupati PPU Drs Makmur Marbun Msi, pada tanggal 15 April 2024, giliran Pasar Waru kapan ya??,, pertanyaan ini keluar dari ucapan salah satu pedagang di Pasar Waru, adapun kondisi pasar Waru yang sekarang ini terkesan sudah kumuh dan tidak teratur.
“Untuk mengurangi pemandangan kumuh tersebut sementara ini pihak terkait di Kecamatan Waru sudah melakukan pembersihan sekitar areal pasar. Hal tersebut diungkap Camat Waru Ahmad Yani saat ditemui media ini beberapa waktu lalu.
Muhammadsyah salah satu pengurus pasar Waru sekaligus sebagai pedagang yang berjualan di Pasar Waru saat dimintai pendapatnya mengatakan bahwa secara umum pedagang siap saja pindah, namun kendalanya saat ini pasar Waru yang baru terletak di Desa Sesulu itu tidak memungkinkan untuk langsung dipindahi lantaran di lokasi pasar yang baru dibangun tersebut hanya menyediakan pasilitas pasar basah, artinya yang dapat berjualan disana hanya penjual ikan dan daging, sedangkan pasar keringnya belum ada tempat.
“Kami juga berpesan kepada pemerintah apabila Pasar Waru di bangun atau diperbaiki, agar penempatan pedagang sesuai jumlah pedagang yang telah mendaftar dan sesuai jumlah foto copy KTP yang terkumpul, jangan sampai kios dan toko yang tersedia bukannya diperuntukkan bagi pedagang Pasar Waru yang sudah terdaftar akan tetapi justru orang luar atau pedagang luar yang menempatinya,” tukas Muhammadsyah.
“Kami selaku pengurus sekaligus pembina pasar Waru dalam hal ini kami berharap kepada pemerintah kalau toh bisa diberbaik atau dibenahi pasar yang ada atau kalau pedagang setuju semua pasar Waru dipindahkan, tapi saya rasa kebanyakan pedagang, pasar itu tidak mau dipindahkan, bila memang tidak memungkinlan untuk segera pindah artinya Pasar Waru cukup diperbaharui yang ada saja,” tambah Mauhammadsyah.
Pada pemebritaan terdahulu dimana Camat Waru Ahmad Yani menyebutkan bahwa pada kunjungan Presiden Joko Widodo pada 15 April 2024 lalu mengatakn telah menitipkan Dana sebesar Rp 10.068.197.000,- guna pembangunan pasar Waru, “kalu itu memang benar ada dana kurang lebih Rp10 Miliar tersebut dari pemerintah pusat untuk pembangunan pasar Waru, saya rasa itu cukup untuk membangun atau memperbaiki pasar yang ada,” papar Muhammadsyah.
Pihaknya berharap secepatnya direalisasikan, karena dengan kondisi pasar yang apabila hujan pasti becek, tidak teratur serta memacetkan lalulintas jalan raya khususnya jalan Waru –Penajam. Ia berharap pasar Waru segera diperbaiki atau bagaimanalah kata dia yang terbaik untuk pedagang.
Apa lagi lanjutnya di Sesulu sudah ada unit pasar, namun masih pasar basah atau pasar daging dan ikan, mungkin kata dia sudah ada kerusakan sedikit, kendati demikian apabila diperbaiki ditambah membangun kantin atau kios sederhana tidak harus terlalu mewah, dana Rp 10 Mliar itu kata dia cukup untuk memperbaiki pasar semi permanen, karena tak mungkin Rp 10 M itu cukup untuk membangun seperti pasar Penajam, kalau untuk perbaikan pasilitas jalan, WC, dan pasilitas pasar yang sederhana seperti di Riko mugkin Rp 10 M itu dirasa mencukupi dengan menyesuaikan jumlah dana yang tersedia.
“Sekali lagi kami berharap kepada Pemerintah Daeah Kabupaten PPU dengan dana yang ada itu sesegera mungkinlah di 2024 ini digunakan, jadi di 2025 sudah bisa digunakan pasar yang bagus, walaupun Cuma semi permanen,” imbuhnya.
Terkait hal ini Camat Waru Ahmad Yani ketika dikonfirmasi pada 1 April yang lalu mengatakan bahwa berkenaan dengan penyediaan pasar kering, tindak lanjutnya akan di sosialisasikan terlebih dahulu soal penempatan lapak lapak nantinya, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melakukan survei untuk rencana penataan lapak lapak pasar keringnya.
“Untuk itu pihak kecamatan harus mensosialisasikan dulu kepada para pedagang, setelah calon pengguna pasar mengetahui semuanya baru pasilitas pasar keringnya dibangun dan secara berangsur angsur pasar akan dapat dipindahkan keseluruhannya.
“Dengan kedatangan Presiden Joko Widodo pada Kamis 21 Desember 2023 lalu. Joko Widodo minta Pasar Waru segera dibangun, dijawab oleh Pj Bupati PPU Makmur Marbun yang mendampingi Presiden saat itu mengatakan, ini merupakan Kado Istimewa bagi masyarakat PPU,” ungkap Pj Bupati.
Presiden Joko Widodo didampingi Pj Bupati PPU Makmur Marbun yang langsung meninjau pasar Waru beberapa waktu lalu itu, presiden langsung merespond dengan mewacanakan dan mendorong agar pemindahan pasar yang sekarang terkesan kumuh dan tak teratur itu dengan menitipkan anggaran kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar Rp.10.068.197.000,- untuk segera direlaisasikan bagi pembangunan pasar Waru,” ujar Camat Ahmad Yani.
Penulis : Iskandar/Edison Jalal
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Kaltim-Pasar Riko Diresmikan Pj Bupati PPU












