Global Expose TV Kabupaten Kutai Timur, BENGALON – Untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan mengantisipasi panic buying, personel Polsek Bengalon Polres Kutai Timur (Kutim) melakukan monitoring dan pengecekan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Bengalon, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan di empat SPBU, yakni SPBU Chica Madin, SPBU DRS H.M. Yapi, SPBU AKR, dan SPBU Nuansa Tepian Baru. Pengecekan ini dilakukan menyusul adanya kenaikan harga BBM non subsidi jenis Dexlite.
Dari hasil pengecekan di lapangan, stok BBM jenis Pertalite, Pertamax, Solar, dan Dexlite dipastikan masih tersedia dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Distribusi BBM juga terpantau berjalan normal meski beberapa SPBU masih menunggu persetujuan pengiriman dari pihak Pertamina.
Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, mengatakan monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan untuk menjaga stabilitas distribusi BBM sekaligus mencegah potensi kecurangan niaga.
“Kami ingin memastikan stok BBM di SPBU tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga mengantisipasi praktik pengetapan maupun pengisian berulang yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Bengalon turut memberikan imbauan kepada petugas SPBU agar melayani konsumen sesuai aturan dan tidak melayani pengisian BBM berulang tanpa ketentuan yang jelas.
Berdasarkan hasil monitoring, situasi di seluruh SPBU di wilayah Bengalon terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan antrean panjang maupun kepanikan masyarakat terkait kenaikan harga BBM non subsidi.
Meski demikian, hasil pengecekan menunjukkan harga Dexlite mengalami kenaikan dari Rp24.150 menjadi Rp26.600 per liter. Namun kondisi tersebut belum memicu lonjakan pembelian di masyarakat.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengapresiasi langkah jajaran Polsek Bengalon yang aktif melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM demi menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat.
“Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus melakukan monitoring di lapangan, terutama terhadap kebutuhan masyarakat yang berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari seperti distribusi BBM. Kehadiran Polri diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi penyimpangan,” ungkapnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena stok BBM di wilayah Bengalon dipastikan masih aman.
“Tidak perlu panic buying. Kami bersama pihak terkait akan terus melakukan pengawasan agar distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tutupnya.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Pastikan Stok BBM Aman, Polsek Bengalon Monitoring Sejumlah SPBU Cegah Panic Buying












