Pembangunan Drainase Lingkungan di Kelurahan Margadadi Tuai Kritikan Warga

Jumat, 8 September 2023 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – Pembangunan drainase lingkungan tepatnya di jalan gajah mada Kelurahan Margadadi Kecamatan/Kabupaten Indramayu Jawa Barat, baru-baru ini menuai kritikan dari warga setempat, Senin (04/09/2023).

Kritikan dari warga setempat itu di picu lantaran proyek yang menyedot anggaran dari APBD Kabupaten Indramayu tahun 2023 tersebut di anggap mandek dan disinyalir ada ketidaksesuaian pada perencanaan awal pembangunan yang telah ditentukan.

Menurut salah seorang satpam setempat, pembangunan drainase lingkungan tersebut dimulai sejak Agustus tahun ini. Ia juga menyaksikan pihak pelaksana menarik kembali semua bahan material yang digunakan untuk kebutuhan proyek tersebut.

Dari pantauan Jabardaily.post, Senin (04/09/2023), terkait progres pada proyek pembangunan drainase lingkungan di jalan gajah mada Kelurahan Margadadi tersebut diprediksi belum mencapai 50%, terlihat baru ditahap pekerjaan penggalian tanah saja.

Diketahui, pembangunan drainase lingkungan di jalan gajah mada Kelurahan Margadadi tersebut dibiayai oleh APBD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2023 melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan setempat.

Adapun untuk besaran anggaran pada proyek pembangunan drainase tersebut, yaitu senilai Rp.196.145.000 yang dikerjakan oleh CV. ROGO TEKNIK dengan tenggat waktu pelaksanaan tiga bulan kalender, dimulai sejak 04 Juli – 01 Oktober 2023.

Dilain sisi, salah seorang warga setempat berinisial (UT), Senin (04/09/2023), sangat menyayangkan atas mandeknya aktivitas proyek yang bersumber dari uang Negara tersebut. Menurutnya, hal tersebut ditengarai tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, UT menilai perencanaan awal pada proyek itu masih belum matang sehingga muncul kendala ditengah-tengah perjalanan. Ia berharap agar Dinas Terkait untuk segera ambil sikap atas mandeknya aktivitas proyek tersebut.

“Sangat di sayangkan, uang rakyat yang digunakan untuk proyek tersebut jumlahnya cukup besar, lalu kenapa aktivitasnya mandek? perencanaan awalnya yang kurang matang atau bagaimana? saya harap Dinas terkait untuk segera ambil sikap.”Tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, tim media masih berupaya mencari keberadaan CV ROGO TEKNIK guna meminta penjelasan lebih lanjut atas informasi tersebut.(Ry)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Tanggap Karhutla, Brimob Kaltim Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman dan Pendinginan di Manggar
Perdarahan Otak 110 CC, Forensik Ungkap Penyebab Kematian Warga Binaan Lapas Balikpapan
Proyek Peningkatan Jalan SM Raja Rp 7,9 Miliar Dipertanyakan, DPP LSM SepRakyat Dorong Transfaransi RAB  
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat

Berita Terbaru