Global Expose TV Indramayu – Sungguh mengherankan, bangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya di SDN Totoran Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, kondisi terkini pada dinding bagian belakang sudah ambrol.
Sedangkan, dari informasi yang beredar di kalangan masyarakat setempat, bangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya di SDN Totoran tersebut, kabarnya belum lama ini rampung dikerjakan.
Diketahui, pembangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya di SDN Totoran bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2023 melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Adapun untuk besaran anggarannya yaitu senilai Rp.143.440.600, dikerjakan oleh CV Wirahadi Djaya (tanpa alamat), dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender dimulai sejak 03 Juli sampai dengan 30 September 2023.
Atas fenomena ambrolnya dinding pada bagian belakang bangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya di SDN Totoran itu, menuai komentar dari salah seorang aktivis diwilayah Kecamatan Pasekan, pada Sabtu (26/08/2023).
Salah seorang aktivis diwilayah Kecamatan Pasekan, DS sangat menyayangkan atas pemandangan ambrolnya dinding di bagian belakang pada bangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya di SDN Totoran tersebut.
DS menduga, bahwa pembangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya di SDN Totoran tersebut dikerjakan asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas maupun kuantitas pada konstruksinya.
“Saya sangat miris melihat bangunan toilet di SDN Totoran yang sudah ambrol pada dinding bagian belakang itu, sungguh sangat tidak sesuai yang diharapkan masyarakat.”Tutur DS dengan kecewa.
“Bangunan itu kan belum lama ini dibangun, artinya pihak kontraktor diduga mengerjakan asal-asalan tanpa memperhatikan kualitas maupun kuantitas konstruksinya.”Tambah DS dengan geram.
Dari pantauan tim jurnalinvestigasi, papan nama informasi pembangunan toilet (jamban) beserta sanitasinya, pihak CV Wirahadi Djaya tidak mencantumkan alamat direksi secara lengkap.
Sementara, pihak CV Wirahadi Djaya belum memberikan keterangan secara resmi kepada awak media.(Ry)











