Pengguna Jalan Tewas, Diduga Akibat Tumpukan Material Rekonstruksi Jalan Di Tambi Indramayu

Rabu, 29 November 2023 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – Nasib naas menimpa seorang tukang ojek, Tarwin (60),warga masyarakat Kabupaten Indramayu. Ia tidak menduga jika Senin (27/11/2023) malam kemarin merupakan perjalanan pulang terakhirnya.

Bahkan Tarwin yang biasa menunggu penumpang di Stasiun Jatibarang, tak sampai pulang di rumah. Sebuah tumpukan material di Jalan Tambi, Sliyeg, kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sebabnya.

Material yang sedianya dipergunakan untuk rekonstruksi jalan Tegalurung – Tambi tersebut ditumpuk begitu saja hingga menutupi setengah badan jalan.

Tarwin dan pengguna kendaraan lain sudah hafal jalan tersebut, meski jalan tersebut tanpa penerangan sama sekali. Sehingga, ketika tiba-tiba ada tumpukan material, maka tidak pernah ada yang menyangkanya.

Tarwin pun terjatuh akibat tumpukan material tersebut. Kepalanya bocor dan mengeluarkan banyak darah. Tarwin sempat dibawa ke RS Islam Zam Zam Jatibarang Indramayu.

Sehari dirawat secara intensif, Tarwin menghembuskan nafasnya yang terakhir pada Selasa (28/11/2023) sore. RS milik Muhammadiyah tersebut memberi keterangan Tarwin meninggal akibat cedera berat di bagian kepala.

Tetangga Tarwin, Ruli (33), yang datang ke lokasi pasca kejadian, mengaku sempat menyaksikan dua pengguna jalan lainnya yang terjatuh akibat tumpukan tersebut.

“Saat saya ke lokasi, Pak Tarwin sudah dievakuasi polisi, namun saya sempat menyaksikan ada dua lagi yang terjatuh disitu akibat tumpukan material tersebut,” ungkapnya kepada awak media.

Menurut Ruli, kedua korban lainnya memang tidak separah Tarwin. Keduanya hanya luka-luka dan bisa melanjutkan perjalanannya kembali meski dengan kondisi motor yang tak sama.

Warga Sliyeg akhirnya menyayangkan pihak jasa konstruksi yang menaruh material sembarangan yang membahayakan pengguna jalan. Mereka berharap perusahaan bisa bertanggungjawab terutama terhadap korban yang meninggal.

Saat awak media mengunjungi lokasi kejadian pada Rabu (29/11/2023), kondisi tumpukan material sudah tidak ada. Bahkan tidak ada bercak darah sama sekali di lokasi kecelakaan.

“Kemungkinan sudah dibersihkan untuk menghilangkan jejak,” ungkap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Diketahui bahwa Rekonstruksi jalan tersebut merupakan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Indramayu yang dikerjakan oleh CV Jasa Graha sebagai pemenang dengan nilai pagu Rp. 4.999.899.300. selama 120 hari kalender.

Sementara, pihak CV Jasa Graha belum memberikan keterangan secara resmi kepada publik terkait informasi dalam berita ini.(Ry)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Padamkan Karhutla 3 Hektare di Tana Paser
Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Tanggap Karhutla, Brimob Kaltim Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman dan Pendinginan di Manggar
Perdarahan Otak 110 CC, Forensik Ungkap Penyebab Kematian Warga Binaan Lapas Balikpapan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Padamkan Karhutla 3 Hektare di Tana Paser

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman

Berita Terbaru