Global Expose TV Kabupaten Kutai Barat — Personel Polsek Melak terus melaksanakan monitoring perkembangan bencana banjir di wilayah hukumnya pada Senin malam (25/05/2026). Kegiatan pemantauan berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 21.00 Wita di sejumlah titik terdampak banjir di Kecamatan Melak dan Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kabupaten Kutai Barat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air di beberapa wilayah mulai menunjukkan penurunan secara perlahan. Di Kelurahan Melak Ulu, tepatnya di Jalan Diponegoro, ketinggian air terpantau sekitar 40 centimeter atau setinggi betis orang dewasa dan mulai surut. Sementara di Kelurahan Melak Ilir, khususnya di Simpang 3 PKT dan Jalan Mulawarman, genangan air berkisar antara 40 hingga 100 centimeter dengan kondisi air yang juga mulai berangsur menurun.
Penurunan debit air turut terjadi di sejumlah kampung di Kecamatan Mook Manaar Bulatn, seperti Kampung Merayaq, Kelumpang, dan Muara Kalaq. Meski demikian, personel Polsek Melak tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah hulu Sungai Mahakam masih berpotensi terjadi.
Akibat banjir tersebut, ratusan warga terdampak, terutama di Kampung Muara Benangaq dan Kelurahan Melak Ulu. Sejumlah rumah warga serta fasilitas umum juga masih tergenang air. Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa dan situasi secara umum tetap aman serta terkendali.
Selain melakukan monitoring, personel Polsek Melak juga melaksanakan patroli dan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat terkait bahaya banjir serta pentingnya menjaga keselamatan keluarga. Koordinasi bersama pihak kecamatan dan instansi terkait pun terus dilakukan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pemantauan pada malam hari tersebut, apabila tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi, debit air di wilayah terdampak diperkirakan akan terus menurun hingga berangsur surut sepenuhnya.
Penulis : S
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: PERSONEL POLSEK MELAK TERUS LAKUKAN MONITORING BANJIR, DEBIT AIR DI SEJUMLAH WILAYAH MULAI MENURUN












