Global Expose TV Kabupaten PPU, Kaltim-Kondisi X Kebakaran 18 Ruko di Pasar Petung masih proses pembersihan, lantaran tak seluruhnya bangunan dilahap api, masih ada sebagian besar bagian bangunan ruko yang masih bisa digunakan kembali oleh pedagang yang rukonya mengalami kebakaran pada Sabtu 16 Maret 2024 lalu.

Terkait hal ini Lurah Petung Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Adi Fitriadi menjelaskan bahwa pihak kelurahan mengkomunikasikan dengan beberapa instansi terkait, antara lain Pemadam Kebakaran, BPBD dan lain sebagainya, Lurah Petung Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara Adi Fitriadi menyampaikan hal tersebut saat dijumpai di Ruang Kejanya Rabu 20-Maret 2024.

“Sementara itu BPBD hingga saat ini masih stand by mendirikan posko terpadu, yang akan digunakan ketika ada beberapa instansi yang sedang berkoordinasi seperti Kepolisian, BPBD, Pemadam Kebakaran dan dari instansi-instansi yang bergerak secara sosial terhadap penanganan dalam kebakaran itu dapat bergabung di Posko tersebut.
Saat ini lanjut Lurah sedang proses pembersihan lokasi pasar dan ruko yang terbakar, menggunakan eksavator mini milik Dinas PU-PR Kabupaten PPU, sedangkan kondisi bangunan pasca kebakaran ada kemungkinan rapuh oleh karenanya sejumlah petugas masih berada di tempat untuk selalu memantau dan mengawasi, karena kata dia dikhawatirkan bangunan ada yang rapuh dan ambruk.

“Minggu 17 Maret malam Senin Pihak Kelurahan bertemu dengan Pj Bupati PPU Makmur Marbun mendiskusikan tentang penanganan korban kebakaran yang berjumlah 19 Kepala Keluarga, terdiri dari 66 jiwa, dan karyawan sebanyak 70 orang dari 18 ruko yang terbakar, tentang bagaimana kedepannya terhadap bangunan ruko tersebut dan pemiliknya,” tambah Fitriadi.
Karena lanjutnya Pj Bupati yang meminta pihak Kelurahan agar memfasilitasi pertemuan dengan korban kebakaran, alhasil hampir seratus persen warga yang terdampak kebakaran itu hadir, mereka warga berkesempatan menyampaikan keluh kesah mereka kepada Pj Bupati, terhadap dampak kebakaran lanjut Fitriadi sudah dilakukan investigasi, namun hasilnya biar Pihak berwenang atau Kepolisian saja kata dia yang menyampaikan hasil investigasi tersebut.

Dikatakannya dari kelurahan hanya berwenang manyampaikan hasil kordinasi dan hal-hal tentang proses percepatan penanganan soal kebersihan dan sebagainya seperti keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup, BPBD dan Pemadam Kebakaran, penanganan yang dilakukan adalah membantu mengangkut sampah hasil kebakaran, sejak kemarin lokasi kebakaran telah disterilisasi dengan menyiram debu bekas kebakaran.
Pada Minggu, malam Senin dalam pertemuan warga x kebakaran dengan Pj Bupati,, oleh Pj Bupati bagi warga yang memiliki kemampuan untuk lanjut beraktifitas dagang dipersilahkan berjualan kembali sambil menunggu beberapa hari untuk memulihkan keadaan, karena intensitas kegiatan warga terlebih di Bula Puasa ini tentu lebih banyak dibanding pada bulan lainnya.
“ Pihak Kelurahan senantiasa menghimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, wrga diminta untuk mengaktifkan kembali pos pos kamling, meningkatkan kewaspadaan saat sahur dan saat berbuka puasa karena setiap saat potensi kebakaran selalu mengintai, upaya dari kelurahan selalu memperingatkan kepada seluruh warga agar selalu tetap waspada dan lebih berhati-hati,” ujar Lurah Adi Fitriadi (sumber berita Kelurahan Petung, hasil wawancara Contributor.
Penulis : Iskandar/Edison Jalal
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Humas Kabupaten Penajam Paser Utara












