Global Expose TV Indramayu – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Rusniti warga Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, kabupaten Indramayu, meninggal di Timur Tengah diduga mengalami sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia di Timur Tengah pada 31 Januari 2023.
Sebelumnya, PMI yang bernama Rusniti,hanya bekerja dalam hitungan bulan dimajikan yang pertama di Negara timur tengah, lalu korban pada saat itu menelpon yang bernama (Nendi), untuk mengabarkan kalau dirinya.sedang sakit. Namun sayangnya kabar yang didapat tidak didapatkan oleh pihak keluarganya.dikarenakan pada saat itu suami dari pada almarhum Rusniti tidak bisa dihubungi,disebabkan sedang bekerja menjadi seorang Nelayan.
Suami serta orang tua korban berharap besar, terhadap peran penting Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat agar bisa mengembalikan jenazah korban ke Indonesia untuk segera dimakamkan di kampung halamannya di Desa Lamaran Tarung, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.
Pada saat Team media Global Expose TV meminta penjelasan ke pihak yang terlibat baik sponsor maunpun pihak pt yang memproses yang berinisial ( NENDI ) mengatakan dan berjanji akan mengurus dan memulangkan Jenazah almarhum Rusniti dengan secepatnya dengan estimasi waktu 40 hari terhitung dari saat Korban meninggal. Namun janji sponsor yang sudah pernah terucap itu, sudah memakan kurang lebih 50 hari jenazah tak kunjung tiba.
“tambah NENDI, kami juga sudah mengurus dengan pihak kantor pt Abs dan pak DEDI sebagai orang yang memproses sodari korban pmi Rusniti, dan insa allah menurut pak dedi sekitar 40 hari jenazah akan segera sampai di Indonesia melalui pesawat kargo, “katanya
Dilain hari yang berbeda jumat 24.02.2023 team media kembali menyelusuri, prihal pihak pt yang memproses pemberangkatan sodari korban Rusniti. Penyelusuran yang Memakan waktu itu, team media pada akhirnya menemukan pihak pt Abs yang beralamat di keluarahan mekar sari, kecamatan Ciracas, jakarta timur, Namun sayangnya pihak pt Abs saat ditemuai tidak ada sama sekali alias sedang tutup, dedi pihak yang terlibat yang memproses terkait korban PMI Rusniti sangat susah untuk diminta penjelasannya, seperti ditelan bumi.
Sesampainya pemberitaan ini ditayangkan pihak yang terlibat baik pt Abs maupun oknum yang berinisal (dedi) belum memberikan penjelasannya.( Ryn )











