PMI Asal Indramayu Tak Ada Kabar Selama 20 Tahun, di Negara Timur Tengah Suriah

Sabtu, 28 Januari 2023 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Pranggong Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu Jawa Barat tak ada kabar, bahkan TKW bernama Masiroh (41) bin Darwiyah sudah hilang kontak sejak 20 tahun yang lalu, Kamis (12/01/2023).

keluarga pun berharap kepada Pemerintah dan Presiden Jokowi untuk mencari Saudaranya yang berada di Negara timur tengah (Suriah) bisa segera ditemukan dan bisa berkumpul kembali.

Nurasiyah (38) adik Masiroh mengatakan, Kakaknya itu berangkat menjadi TKW sekitar tahun 2001. Masiroh (TKW) pernah memberi kabar kepada keluarga dua kali saat awal-awal berada di Negara Suriah melalui Wartel.

“Saat mau berangkat, Kakak saya yang bernama Masiroh sempat bercerita ingin merubah Nasib dan Mengangkat derajat kedua orang tuanya, Kemudian dia pamit untuk berangkat keluar negeri tanpa ada restu dari Bapaknya, Karena bapak sedang merantau di Cirebon,” kata Nurasiyah saat di temui awak Media.

Lebih lanjut Nurasiyah menceritakan,Bapak jadi marah kepada ibu karena berangkat tidak meminta ijin kepada dirinya, “Setelah bapak pulang dari Cirebon kemudian ada khabar kalau anaknya berangkat Keluar Negeri tanpa pamitan dan meminta Ijin dulu,” tambahnya.

Nurasiyah mengungkapkan, setelah 3 Bulan kemudian Masiroh (TKW) memberikan kabar kepada keluarga melalui salah satu Warung telepon (Wartel) di daerahnya dan menceritakan keadaannya sekarang yang sedang berada di Negara bagian Timur tengah.

“Setelah beberapa bulan pemberangkatan dari rumah kemudian Kakak saya sempat menelpon di Warung telepon (Wartel) Bapak H.Bukhori dan Bapak H.Kholil dan memberikan kabar keadaan sekarang dalam keadaan sehat. Namun kakak saya juga menceritakan hal yang paling sakit kalau dirinya sempat mau di siram air keras dan yang lainnya, setelah beberapa tahun sudah tidak ada kabar lagi dan hilang kontak hingga saat ini ,” ungkap Nurasiyah.

Bapak Darwiyah beserta Keluarga berharap dan meminta tolong kepada Pemerintah dan Presiden Jokowi agar mencari dan menemukan anaknya yang Bernama Masiroh di Negara Suriah supaya bisa pulang dan bisa berkumpul kembali kepada keluarganya.(Ryn) Tahun, di Negara Timur Tengah Suriah

Global Expose TV Indramayu – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Pranggong Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu Jawa Barat tak ada kabar, bahkan TKW bernama Masiroh (41) bin Darwiyah sudah hilang kontak sejak 20 tahun yang lalu, Kamis (12/01/2023).

keluarga pun berharap kepada Pemerintah dan Presiden Jokowi untuk mencari Saudaranya yang berada di Negara timur tengah (Suriah) bisa segera ditemukan dan bisa berkumpul kembali.

Nurasiyah (38) adik Masiroh mengatakan, Kakaknya itu berangkat menjadi TKW sekitar tahun 2001. Masiroh (TKW) pernah memberi kabar kepada keluarga dua kali saat awal-awal berada di Negara Suriah melalui Wartel.

“Saat mau berangkat, Kakak saya yang bernama Masiroh sempat bercerita ingin merubah Nasib dan Mengangkat derajat kedua orang tuanya, Kemudian dia pamit untuk berangkat keluar negeri tanpa ada restu dari Bapaknya, Karena bapak sedang merantau di Cirebon,” kata Nurasiyah saat di temui awak Media.

Lebih lanjut Nurasiyah menceritakan,Bapak jadi marah kepada ibu karena berangkat tidak meminta ijin kepada dirinya, “Setelah bapak pulang dari Cirebon kemudian ada khabar kalau anaknya berangkat Keluar Negeri tanpa pamitan dan meminta Ijin dulu,” tambahnya.

Nurasiyah mengungkapkan, setelah 3 Bulan kemudian Masiroh (TKW) memberikan kabar kepada keluarga melalui salah satu Warung telepon (Wartel) di daerahnya dan menceritakan keadaannya sekarang yang sedang berada di Negara bagian Timur tengah.

“Setelah beberapa bulan pemberangkatan dari rumah kemudian Kakak saya sempat menelpon di Warung telepon (Wartel) Bapak H.Bukhori dan Bapak H.Kholil dan memberikan kabar keadaan sekarang dalam keadaan sehat. Namun kakak saya juga menceritakan hal yang paling sakit kalau dirinya sempat mau di siram air keras dan yang lainnya, setelah beberapa tahun sudah tidak ada kabar lagi dan hilang kontak hingga saat ini ,” ungkap Nurasiyah.

Bapak Darwiyah beserta Keluarga berharap dan meminta tolong kepada Pemerintah dan Presiden Jokowi agar mencari dan menemukan anaknya yang Bernama Masiroh di Negara Suriah supaya bisa pulang dan bisa berkumpul kembali kepada keluarganya.(Ryn)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Proyek Peningkatan Jalan SM Raja Rp 7,9 Miliar Dipertanyakan, DPP LSM SepRakyat Dorong Transfaransi RAB  
TANJAKAN MAUT GUNUNG SORUQ: Bus DAMRI dan Truk Bertabrakan, 1 Orang Tewas, 2 Luka Berat
Polres PPU Gerak Cepat Salurkan Air Bersih, 17 KK di Gunung Seteleng Terbantu
Perkuat Pengawasan Pintu Masuk Balikpapan, Polsek Pelabuhan Semayang dan Bandara Pererat Sinergi Komunitas Karantina
Tim U-12 Desa Serang Sabet Juara Turnamen Mini Soccer Se-Kecamatan Klangenan
KRYD Polresta Balikpapan Diperkuat, Karhutla Diantisipasi dan Operasi Keselamatan 2026 Dimatangkan
Polwan dan Bhayangkari Kaltim Salurkan 200 Paket Gula, Wujud Kepedulian kepada Warga Prapatan
Mampukah Kapoldasu Basmi Peredaran Narkotika dan Dugaan Mafia CPO di Sumut?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Proyek Peningkatan Jalan SM Raja Rp 7,9 Miliar Dipertanyakan, DPP LSM SepRakyat Dorong Transfaransi RAB  

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:23 WIB

TANJAKAN MAUT GUNUNG SORUQ: Bus DAMRI dan Truk Bertabrakan, 1 Orang Tewas, 2 Luka Berat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Polres PPU Gerak Cepat Salurkan Air Bersih, 17 KK di Gunung Seteleng Terbantu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Perkuat Pengawasan Pintu Masuk Balikpapan, Polsek Pelabuhan Semayang dan Bandara Pererat Sinergi Komunitas Karantina

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:28 WIB

KRYD Polresta Balikpapan Diperkuat, Karhutla Diantisipasi dan Operasi Keselamatan 2026 Dimatangkan

Berita Terbaru