Global Expose TV Kabupaten PENAJAM PASER UTARA — Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Langkah tersebut diwujudkan Satuan Lalu Lintas Polres PPU melalui program Polantas Menyapa dengan menggandeng PT Jasa Raharja dan komunitas ojek online (ojol) Kabupaten PPU.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polres PPU, Kamis (20/8/2026), menjadi momentum memperkuat kemitraan sekaligus meningkatkan kesadaran para pengemudi ojol sebagai pengguna jalan dengan mobilitas tinggi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Timur Gentur Anggoro Waseso, S.T., M.M., M.B.A., Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kaltim Kompol Ropiyani, S.H., S.I.K., Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik I. Prasetyo, S.H., M.H., perwakilan PT Jasa Raharja Kabupaten PPU Erix D. Sianipar, S.Kom., Dr. Nurul Fahmi, jajaran Ditlantas Polda Kaltim, personel Satlantas Polres PPU, serta komunitas ojol Kabupaten PPU.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas memberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai langkah utama mencegah kecelakaan. Para pengemudi ojol diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu dan marka jalan, menjaga kondisi kendaraan, serta tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara.
Selain aspek keselamatan, PT Jasa Raharja turut memberikan sosialisasi mengenai perlindungan dan pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Edukasi ini diharapkan membuat masyarakat, khususnya komunitas ojol, semakin memahami mekanisme pelayanan serta bentuk perlindungan yang tersedia bagi korban kecelakaan.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kasat Lantas AKP Dedik I. Prasetyo, mengatakan komunitas ojol memiliki posisi strategis dalam mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Menurutnya, tingginya mobilitas pengemudi ojol membuat mereka tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga dapat berperan sebagai mitra Polri dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya dan kebutuhan bersama. Kami mengajak rekan-rekan pengemudi ojek online untuk menjadi pelopor keselamatan, mematuhi aturan, serta memberikan contoh positif kepada pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Dedik.
Ia menegaskan, menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, dunia usaha, Jasa Raharja, komunitas, serta masyarakat sebagai pengguna jalan.
Melalui Polantas Menyapa, Polres PPU mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih dekat dan kemitraan yang berkelanjutan antara kepolisian, PT Jasa Raharja, dan komunitas ojol.
Para pengemudi ojol juga didorong menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan memberikan contoh berkendara yang tertib serta menyampaikan pesan keselamatan kepada keluarga, pelanggan, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari komunitas ojol Kabupaten PPU. Selain mempererat hubungan kemitraan dengan kepolisian, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan berkendara serta pelayanan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Dengan mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif, dan kolaboratif, Polres PPU bersama PT Jasa Raharja berkomitmen memperluas edukasi keselamatan kepada masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran berlalu lintas dan menekan risiko kecelakaan, sehingga Kamseltibcarlantas di Kabupaten Penajam Paser Utara dapat terwujud secara aman, tertib, dan berkelanjutan.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Polantas PPU Gandeng Jasa Raharja dan Komunitas Ojol, Perkuat Budaya Keselamatan Berlalu Lintas












