Global Expose TV Kota BALIKPAPAN — Polda Kalimantan Timur mengerahkan 260 personel untuk memperkuat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima wilayah hukum Polres. Pengerahan personel tersebut ditandai dengan apel keberangkatan BKO Operasi Aman Nusa II yang digelar Polda Kaltim.
Sebanyak 260 personel BKO akan ditempatkan untuk memperkuat jajaran Polres Kutai Barat (Kubar), Berau, Paser, Kutai Timur (Kutim), dan Kutai Kartanegara (Kukar). Penambahan kekuatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam menghadapi ancaman karhutla yang semakin membutuhkan penanganan cepat dan terpadu.
Apel keberangkatan dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Kaltim Kombes Pol Dedi Suryadi. Dalam amanatnya, ia menekankan agar seluruh personel mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.
Personel juga diminta membangun koordinasi yang solid dengan jajaran Polres setempat serta menjaga kekompakan selama pelaksanaan operasi.
“Kehadiran BKO harus menjadi penguat, bukan beban,” tegas Dedi.
Ia mengingatkan bahwa keberadaan personel tambahan harus mampu memberikan dukungan nyata kepada anggota yang selama ini telah bekerja menangani karhutla di wilayah masing-masing.
Lebih dari sekadar tugas operasional, Karo Ops menegaskan bahwa penanggulangan karhutla merupakan bagian dari tugas kemanusiaan. Karena itu, setiap personel diminta menjalankan pengabdian dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
“Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah,” pesannya.
Menurutnya, penanganan karhutla bukan hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat dari dampak asap, gangguan kesehatan, kerugian ekonomi, hingga kerusakan lingkungan dan ekosistem.
Pengerahan 260 personel tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polda Kaltim untuk memperkuat upaya pencegahan, penanganan, dan pengendalian karhutla secara terpadu bersama unsur terkait.
Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan pengabdian, personel BKO diharapkan mampu menjadi kekuatan tambahan bagi lima Polres tujuan dalam menghadapi berbagai potensi karhutla.
Keberangkatan pasukan ini juga menjadi simbol solidaritas Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat Kalimantan Timur. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan dapat mempercepat respons terhadap titik-titik kebakaran sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar karhutla tidak meluas.
Polda Kaltim menegaskan, seluruh personel yang ditugaskan harus bekerja dengan disiplin, menjaga integritas, memperkuat koordinasi, serta mengedepankan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Polda Kaltim Berangkatkan 260 Personel BKO untuk Penanggulangan Karhutla












