Global Expose TV Kabupaten Kutai Barat – Beredarnya informasi mengenai dugaan “pocong begal” di wilayah Melak belakangan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Polres Kutai Barat mengimbau warga agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Kepolisian mengingatkan bahwa berbagai informasi yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan harus disikapi secara bijak. Masyarakat diharapkan melakukan pengecekan terlebih dahulu melalui sumber resmi sebelum membagikan informasi kepada orang lain.
Fenomena serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia dan setelah dilakukan penelusuran oleh pihak kepolisian, banyak di antaranya terbukti merupakan informasi tidak benar atau hoaks yang menimbulkan kepanikan di masyarakat.
Polres Kutai Barat menegaskan bahwa hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Melak dan sekitarnya tetap dalam keadaan kondusif. Masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu yang belum jelas sumbernya, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Bijak bermedia sosial adalah salah satu bentuk partisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan,” imbau Polres Kutai Barat.
Apabila membutuhkan informasi atau ingin melaporkan suatu kejadian, masyarakat dapat menghubungi kantor kepolisian terdekat atau layanan kepolisian yang tersedia.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Polres Kutai Barat Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Isu "Pocong Begal" di Melak












