Global Expose TV Indramayu, Betonisasi jalan yang bersumber Anggaran dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat (Jabar) non reguler tahun 2023, yang tersebar dibeberapa Desa wilayah Kecamatan Pasekan, baru-baru ini mendapat sorotan LSM Penjara DPC Kabupaten Indramayu.
Hasil cek dan ricek tim investigasi dilapangan belum lama ini, didapati bangunan betonisasi jalan yang bersumber anggaran dari Banprov Jabar non reguler 2023 di tiga Desa wilayah Kecamatan Pasekan. Diantaranya, Desa Totoran, Pabean ilir dan Karanganyar.
Bangunan betonisasi jalan di tiga Desa wilayah Kecamatan Pasekan tersebut, saat ini kondisinya bikin mata melongo. Pasalnya, disepanjang bangunan itu terlihat sudah mulai banyak kerusakan. Dari mulai retak-retak, bahkan hingga ada yang sudah ambrol.
Melihat fenomena yang kurang enak dipandang itu, menuai reaksi dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara (Pemerhati Kinerja Aparatur Negara) DPC Kabupaten Indramayu, Winata. Ia sangat miris atas hasil pembangunan betonisasi jalan yang menelan biaya cukup besar tersebut.
Winata menurutkan, jika dilihat dari kondisi fisik pada bangunan betonisasi jalan yang bersumber dari Banprov Jabar non reguler 2023 di tiga Desa tersebut, ia menduga bahwa dalam pengerjaannya disinyalir hanya asal jadi tanpa memperhatikan kualitas maupun kuantitasnya.
Winata menegaskan bahwa pihaknya berinisiatif akan segera mengirimkan surat kepada Aparat Penegak Hukum (APH) atas temuan yang didapatinya tersebut. Menurutnya, langkah itu sebagai wujud kepeduliannya terhadap keuangan negara agar supaya tidak merugi.
“Saya sangat miris melihat kondisi bangunan betonisasi jalan di tiga desa tersebut, padahal anggaran yang digunakan cukup besar namun hasilnya jauh dari harapan masyarakat.”Ujar Winata, pada Sabtu (26/08/2023).
“Atas temuan ini, saya sebagai ketua LSM Penjara akan melayangkan surat ke APH, karena saya menduga pembangunan ini disinyalir dikerjakan asal jadi tanpa memperhatikan kualitas maupun kuantitasnya.”Imbuh Winata dengan tegas.
Sementara tim investigasi masih berupaya konfirmasi kepada pihak-pihak Desa Totoran, Pabean ilir dan Karanganyar guna meminta penjelasan terkait pelaksanaan pembangunan betonisasi jalan yang bersumber dari Banprov Jabar non reguler 2023 tersebut.(Ry)











