Global Expose TV Indramayu – Proyek rekonstruksi jalan sindang – pecuk yang didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2023, diduga tanpa ada kehadiran pengawas dari pihak berwenang.
Informasi ini diperoleh saat tim media berkunjung ke lokasi proyek tersebut, Selasa (05/09/2023), tidak ada tanda-tanda kehadiran sosok pengawas dari pihak berwenang ditengah-tengah berlangsungnya kegiatan tersebut.
Bahkan, keterwakilan dari pihak perusahaan penyedia jasa konstruksi juga tidak terlihat keberadaannya dilokasi kegiatan tersebut. Dilokasi hanya didapati sejumlah para pekerja yang sedang melakukan aktivitas pada proyek tersebut.
Ketika awak media mencoba mengkonfirmasi seorang mandor di proyek tersebut. Namun, sosok kepala tukang tersebut justru malah bersikap arogansi. Padahal, sebelumnya ia berkenan untuk dimintai penjelasan terkait proyek tersebut.
Diketahui, proyek rekonstruksi jalan sindang – pecuk menelan biaya Rp.1.453.863.000, bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu tahun 2023 melalui Dinas PUPR, dikerjakan oleh CV Gerald Putra Pratama dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.
Meski ada papan informasi kegiatan, namun didalamnya tidak dicantumkan nomor kontrak proyek sebagaimana yang tertuang dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Kabarnya, pekerjaan tersebut sudah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu.
Hingga berita ini ditayangkan, Media Global Expose TV terus berupaya mencari keberadaan pihak CV Gerald Putra Pratama guna penggalian informasi lebih lanjut tentang pelaksanaan proyek tersebut.(Ry)











