Global Expose TV Kabupaten Cirebon –
Proyek betonisasi di Desa Tangkil, tepatnya di Blok 2 Nambo Wetan Gang Masjid, menjadi buah bibir di tengah warga. Proyek yang seharusnya menjadi bukti nyata pembangunan desa kini justru dicurigai sebagai proyek siluman. Pasalnya, kegiatan tersebut berjalan tanpa papan informasi yang menjadi standar wajib proyek pemerintah.

Ketua Ranting GRIB JAYA Desa Tangkil, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Radi, angkat bicara soal dugaan penyimpangan ini. Ia mempertanyakan transparansi pemerintah desa terkait penggunaan dana desa dalam proyek tersebut.
“Ini proyek seperti siluman. Tidak ada papan informasi, masyarakat tidak tahu anggaran dari mana, siapa pelaksana, dan bagaimana volume pekerjaannya. Padahal, menurut UU KIP Nomor 14 Tahun 2008, semua itu harus bisa diakses publik,” ujar Radi dengan nada kecewa.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam Pasal 68 Ayat (1) Undang-Undang Desa, masyarakat berhak meminta dan memperoleh informasi terkait pembangunan serta berhak mengawasi jalannya pemerintahan desa.
“Kalau hal seperti ini dibiarkan, bisa jadi celah penyelewengan. Pemerintah desa harus terbuka dan bertanggung jawab. Dana desa itu uang rakyat!” tambahnya.
Kecurigaan warga pun bukan tanpa dasar. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Kami tidak pernah tahu berapa anggarannya dan kapan proyek ini mulai. Bahkan kualitas betonnya pun diragukan. Ini harus ditindak.”
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Tangkil maupun pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, desakan dari warga dan elemen masyarakat agar inspektorat dan aparat penegak hukum turun tangan semakin menguat.
Masyarakat menuntut audit menyeluruh atas proyek ini dan mendorong penegakan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa agar tidak menjadi ladang praktik korupsi terselubung.
Namun sampai berita ini di muat belum ada tanggapan resmi dari pengelola ataupun pemborong nya.
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Proyek Siluman di Tangkil? Betonisasi Blok Masjid Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga dan GRIB Jaya Desak Audit Dana Desa












