Global Expose TV Kota Balikpapan – Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kota Balikpapan menggelar In House Training (IHT) bertema Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memahami Perundungan, Kekerasan Verbal, dan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 17 Balikpapan, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam mengenali, mencegah, dan menangani berbagai bentuk kekerasan yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah. Selain memberikan pemahaman terkait regulasi dan perlindungan anak, para peserta juga dibekali keterampilan praktis untuk menciptakan suasana pembelajaran yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Ketua Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kota Balikpapan, Ns. Wiwik Handayani, S.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan semata, melainkan mampu diwujudkan dalam langkah-langkah nyata di lingkungan sekolah.
“Harapan kami setelah kegiatan ini, SMP Negeri 17 Balikpapan memiliki SOP serta tim pencegahan dan penanganan kekerasan yang jelas, terstruktur, dan berjalan efektif. Selain itu, para guru diharapkan memiliki keterampilan praktis untuk menciptakan proses pembelajaran yang aman secara emosional bagi peserta didik,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan akan menjadi fondasi penting dalam menekan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan verbal, maupun kekerasan seksual.
“Dengan meningkatnya pemahaman dan kepedulian seluruh warga sekolah, kami berharap angka kasus bullying atau perundungan dapat menurun, sementara tingkat kenyamanan dan rasa aman siswa di sekolah semakin meningkat,” tambahnya.
Wiwik menegaskan bahwa terwujudnya lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pada akhirnya kami berharap SMP Negeri 17 Balikpapan dapat memenuhi indikator Sekolah Ramah Anak sesuai standar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sehingga hak-hak anak untuk belajar, tumbuh, berkembang, dan memperoleh perlindungan dapat terpenuhi secara optimal,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, SAPA Kota Balikpapan berharap tercipta budaya sekolah yang lebih peduli terhadap perlindungan anak serta mampu menjadi ruang belajar yang bebas dari segala bentuk kekerasan, sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal baik dari sisi akademik maupun karakter.
Diketahui, selain sebagai Bhayangkari, Ns. Wiwik Handayani, S.Kep. juga aktif dalam dunia perlindungan perempuan dan anak sebagai Ketua Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kota Balikpapan.
Penulis : Samsul bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: SAPA Balikpapan Gelar IHT Tingkatkan Kompetensi Guru Cegah Perundungan dan Kekerasan di Sekolah












