Global Expose TV Kota BALIKPAPAN — Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur terus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman kebakaran. Langkah tersebut diwujudkan melalui uji coba teknis dan simulasi penggunaan serbuk Hartindo sebagai media pemadam api di Lapangan Halang Rintang Wajracena, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA itu dipimpin langsung Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H. Simulasi turut disaksikan Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Midi Siswoko, S.I.K., serta Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Dr. H. M. Sabilul Alif.
Uji coba tersebut menjadi bagian dari penguatan kemampuan teknis personel dalam merespons situasi kebakaran secara cepat, tepat, dan terukur. Serbuk Hartindo diperagakan untuk menangani sejumlah titik api sebagai upaya menguji efektivitas penggunaannya dalam kondisi penanggulangan kebakaran.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno menegaskan, penguasaan teknologi dan peralatan pemadam menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kecepatan respons personel di lapangan.
“Penguasaan sarana dan prasarana modern seperti serbuk Hartindo ini sangat krusial untuk meningkatkan respons cepat personel Satbrimob Polda Kaltim saat menangani ancaman kebakaran skala besar. Kami terus berkomitmen memperbarui kemampuan teknis anggota agar selalu siap tanggap melindungi masyarakat dan fasilitas vital dari bahaya kebakaran,” ujar Ronny.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan personel, tetapi juga harus didukung pemahaman terhadap teknologi serta sarana penanggulangan yang digunakan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Sespim Lemdiklat Polri memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan simulasi yang dinilai menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan perkembangan teknologi ke dalam kemampuan operasional kepolisian.
Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Midi Siswoko mengatakan, simulasi tersebut menjadi langkah progresif dalam memperkuat prosedur penanganan kebakaran di lingkungan kepolisian.
“Simulasi ini merupakan langkah progresif dalam mengintegrasikan teknologi modern ke dalam prosedur operasional standar kepolisian. Pengetahuan teknis ini sangat berharga untuk memperkuat jajaran Satbrimob dalam mitigasi bencana secara responsif dan profesional,” katanya.
Sementara itu, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Dr. H. M. Sabilul Alif menilai pelatihan dan edukasi teknis secara berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan personel mampu mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
“Pendekatan taktis yang ditunjukkan personel Brimob hari ini mengonfirmasi pentingnya edukasi dan pelatihan berkelanjutan. Pemanfaatan material pemadam yang aman dan efisien seperti ini tidak hanya menyelamatkan aset, tetapi juga meminimalkan risiko bahaya bagi keselamatan jiwa personel di medan tugas,” ujarnya.
Melalui simulasi tersebut, Satbrimob Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan personel, memperkuat kesiapsiagaan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam menghadapi potensi kebakaran dan berbagai kondisi darurat di wilayah Kalimantan Timur.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Satbrimob Polda Kaltim Uji Serbuk Hartindo, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran












