Global Expose TV Kota BALIKPAPAN – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Timur terus memperkuat peran pendidikan kepolisian dalam menjawab tantangan keamanan di era digital melalui Focus Group Discussion (FGD) Cyber Resilient Community (CRC). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus membangun ketahanan terhadap ancaman kejahatan finansial siber yang kian kompleks.
FGD tersebut merupakan implementasi Program Cyber Resilient Community (CRC), sebuah change project yang diinisiasi Ka SPN Polda Kaltim Kombes Pol. Pepen Supena Wijaya, S.I.K. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia Polri sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Kegiatan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur. Para narasumber memberikan pemaparan mengenai tren kejahatan finansial berbasis digital, strategi mitigasi risiko, serta pentingnya meningkatkan literasi digital sebagai benteng utama menghadapi ancaman siber.
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa penguatan literasi digital merupakan langkah preventif yang sangat penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
“Melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah, regulator, dan masyarakat, diharapkan tercipta kesadaran bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan finansial siber. Pencegahan menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang tangguh di ruang digital,” ujar Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi.
Dalam forum tersebut, peserta juga dibekali pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan siber yang marak terjadi, mulai dari phishing, social engineering, investasi ilegal, hingga penyalahgunaan identitas digital. Diskusi juga menekankan pentingnya membangun budaya keamanan siber melalui edukasi yang berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penguatan sinergi antarlembaga.
Melalui FGD Cyber Resilient Community, SPN Polda Kaltim berharap lahir rekomendasi-rekomendasi strategis yang mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong terbentuknya masyarakat yang melek digital, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki kemampuan untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan finansial siber.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen SPN Polda Kalimantan Timur dalam menghadirkan inovasi pendidikan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi personel, tetapi juga berkontribusi membangun masyarakat yang lebih aman, cerdas, dan tangguh menghadapi tantangan keamanan di era digital.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: SPN Polda Kaltim Perkuat Ketahanan Digital Masyarakat Lewat FGD Cyber Resilient Community












