Global Expose TV Kabupaten KUTAI KARTANEGARA – Gerak cepat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali ditunjukkan Tim Gabungan Operasi Aman Nusa II Penanganan dan Penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Personel BKO Polres Kutai Kartanegara dari Satbrimob Polda Kaltim bersama unsur kewilayahan dan relawan terjun langsung menangani kebakaran lahan gambut di Blok E 54-55 Trambesi Estate, Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai, Senin (31/8/2026).
Dipimpin Brigpol Pebri Rahmadani, tim mulai melakukan penanganan sejak pukul 09.15 hingga 15.45 WITA. Api membakar lahan gambut seluas kurang lebih 2,5 hektare yang berada tidak jauh dari kawasan perkebunan kelapa sawit.
Sebanyak 32 personel gabungan dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Kekuatan tersebut terdiri dari 10 personel BKO Brimob Kaltim, 2 personel Polsek Muara Muntai, 5 personel Damkar Muara Leka, serta 15 relawan Desa Muara Leka.
Medan lahan gambut yang memiliki potensi api menjalar di bawah permukaan membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra. Tim pun berupaya melokalisir titik-titik api agar tidak meluas dan mengancam area perkebunan di sekitarnya.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesigapan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan tersebut.
“Langkah siaga Tim Operasi Aman Nusa II bersama unsur kewilayahan dan relawan merupakan wujud bakti Brimob untuk masyarakat. Sinergi ini sangat krusial untuk mengendalikan api di lahan gambut agar tidak menyebar lebih luas serta tidak mengancam kawasan perkebunan maupun pemukiman warga,” tegasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat dan pengelola perkebunan untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca kering yang rawan memicu Karhutla.
Ia menegaskan, pembakaran lahan secara sengaja merupakan tindakan yang dapat berujung pada proses hukum.
“Kami mengingatkan seluruh warga dan pihak pengelola perkebunan untuk tidak melanggar hukum dengan membakar lahan dalam kondisi cuaca kering. Apabila menemukan titik asap atau kobaran api, segera laporkan ke pos kepolisian atau tim penanggulangan bencana terdekat agar dapat segera ditangani secara cepat,” pungkasnya.
Penanganan Karhutla tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi aparat, pemerintah, petugas pemadam, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah api meluas, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut dan berdekatan dengan kawasan perkebunan.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Tim Gabungan Operasi Aman Nusa II Berjibaku Padamkan Karhutla 2,5 Hektare di Muara Muntai












