Tujuh Hotspot Terdeteksi di Kaliorang, Polisi Padamkan Api Manual di Tengah Medan Sulit

Rabu, 23 September 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten KUTAI TIMUR – Sebanyak tujuh titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah hukum Polsek Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (22/9/2026). Merespons temuan tersebut, personel kepolisian langsung melakukan verifikasi lapangan sekaligus penanganan untuk mencegah api berkembang dan meluas.

Berdasarkan hasil pengecekan, lima titik hotspot berada di Desa Pengadan Baru, sedangkan dua titik lainnya terpantau di Desa Bumi Etam. Informasi awal mengenai keberadaan hotspot diperoleh melalui aplikasi Lembuswana yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi.

Kapolsek Kaliorang AKP Damianus Jelatu mengatakan, verifikasi dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan serta menentukan langkah penanganan secara tepat.

“Dari hasil pengecekan, lima titik hotspot di Desa Pengadan Baru merupakan area semak belukar yang sebelumnya terbakar dan kemudian merambat ke lahan kebun masyarakat. Kelima titik tersebut berada dalam lokasi yang berdekatan,” ujar Damianus.

Penanganan melibatkan personel Polsek Kaliorang, dua personel BKO Brimob, serta dua karyawan PT GAM. Untuk mendukung mobilitas menuju lokasi, tim menggunakan satu unit kendaraan roda empat milik perusahaan tersebut.

Di Desa Pengadan Baru, sebagian besar api diketahui telah padam. Namun, petugas masih menemukan sejumlah bagian yang menyala sehingga langsung dilakukan pemadaman secara manual.

Kondisi medan menjadi tantangan tersendiri. Tidak adanya akses jalan menuju titik api membuat kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau lokasi secara langsung. Petugas pun harus berjalan menuju titik api dan melakukan pemadaman dengan peralatan manual.

“Kami menemukan beberapa titik yang masih menyala. Karena tidak ada akses jalan menuju lokasi, pemadaman dilakukan secara manual oleh personel di lapangan,” jelas Damianus.

Polisi memberikan perhatian khusus terhadap lokasi tersebut karena area semak belukar yang terbakar berada berdekatan dengan lahan perkebunan masyarakat. Vegetasi yang kering berpotensi menjadi bahan bakar bagi api untuk kembali menjalar apabila masih terdapat bara yang belum sepenuhnya padam.

Pemantauan pun terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali berkembang.

Sementara itu, hasil verifikasi terhadap dua hotspot di Desa Bumi Etam menunjukkan karakter berbeda. Kedua titik tersebut berada di area pertambangan batu bara PT GAM.

Petugas menemukan sumber panas berasal dari bara batu bara yang terbakar. Kedua titik tersebut tercatat pada koordinat 1.03927, 117.67196 dan 1.02203, 117.67128.

Polsek Kaliorang menjadikan hasil verifikasi lapangan tersebut sebagai dasar penanganan lanjutan, termasuk memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan tidak terjadi perluasan titik api.

Selain pemadaman, personel juga memperkuat langkah pencegahan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Damianus menegaskan, pembakaran lahan berpotensi berkembang menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan, terlebih dalam kondisi vegetasi kering dan cuaca yang mendukung penyebaran api.

“Pencegahan harus dilakukan bersama. Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan sekaligus edukasi hukum, Polsek Kaliorang juga akan memasang Maklumat Kapolda Kalimantan Timur mengenai penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan di sejumlah lokasi yang menjadi perhatian.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan sekaligus konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat aktivitas yang memicu kebakaran.

Penanganan tujuh hotspot tersebut menjadi bentuk respons cepat kepolisian bersama unsur pendukung di lapangan. Polisi memastikan titik yang masih ditemukan memiliki api maupun bara menjadi prioritas penanganan, sementara pemantauan terus dilakukan pada lokasi yang telah diverifikasi.

Hingga penanganan berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif. Kendati demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api serta mencegah karhutla meluas ke kawasan perkebunan dan wilayah lainnya.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri

Editor : Korwil Provinsi Kaltim

Sumber Berita: Tujuh Hotspot Terdeteksi di Kaliorang, Polisi Padamkan Api Manual di Tengah Medan Sulit

Berita Terkait

KRYD Polresta Balikpapan Diperkuat, Karhutla Diantisipasi dan Operasi Keselamatan 2026 Dimatangkan
Polwan dan Bhayangkari Kaltim Salurkan 200 Paket Gula, Wujud Kepedulian kepada Warga Prapatan
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolsek Loa Janan Bawa Tumpeng HUT ke-81 TNI
Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Amankan TKP Dugaan Orang Jatuh di Apartemen Borneo Bay
Polsek Teluk Pandan Pastikan Stok BBM Aman, Dua SPBU Dipantau Ketat
Usai Nobar Final Indonesia vs Thailand, Polisi dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sampah di Tugu Tangan Gunung Pasir
HUT Ke-81 TNI di Makodam VI/Mulawarman, Soliditas TNI-Polri Makin Kokoh Jaga Kamtibmas
Tim Psikologi Polda Kaltim Uji Kesiapan Mental Personel Polres Berau, Pemegang Senpi Jadi Perhatian
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:28 WIB

KRYD Polresta Balikpapan Diperkuat, Karhutla Diantisipasi dan Operasi Keselamatan 2026 Dimatangkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Polwan dan Bhayangkari Kaltim Salurkan 200 Paket Gula, Wujud Kepedulian kepada Warga Prapatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Amankan TKP Dugaan Orang Jatuh di Apartemen Borneo Bay

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Polsek Teluk Pandan Pastikan Stok BBM Aman, Dua SPBU Dipantau Ketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Usai Nobar Final Indonesia vs Thailand, Polisi dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sampah di Tugu Tangan Gunung Pasir

Berita Terbaru