Global Expose TV Kabupaten PPU, Kaltim-Ualang Yahun Desa Sidorejo ke 14 mendapata resfon sangat baik dari masyarakat, dengan dukungan masyarakat tersebut sehingga Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU Dari Sugi menyambut baik pula keinginan warganya untuk menampilkan sejumlah seni budaya dan UMKM,

Seluruh rbangkain kegiatan yang pelaksanaanya dimulai dari 2 sampai 5 Maret 2014 diramaikan denga pesta rakyat menyuguhkan antara lain tari-tarian anak SD, TK dan pertunjukan kuda lumping, Local Band, Elektoone, Bazar UMKM dan lain-lain.

“Makanya kami mencoba dengan kemampuan saya bersama teman-teman panitia dan seluruh masyarakat, bahwa keinginan itu memang betul-betul timbul dari masyarakat, kami selaku Pemerintah Desa Sidorejo menyuport dengan kegiatan tersebut sehingga diantara puncak nanti insya Allah akan ada pagelaran wayang kulit yaitu seni budaya Jawa yang harus kita lestarikan khususnya di wilayah Desa Sidorejo,” ungkapnya.

Kepala Desa Sidorejo Dari Sugi menetapkan puncak perauyaan Ultah Desa Sidorejo ditutup dengan pagelaran Wayang kulit semalam suntuk pada Selasa Malam Rabu 5 Maret 2024,” menampilkan Dalang KI Wahyu Sri Kuncoro insya Allah itu acara penutupan terakhir,” lanjutnya.

Tampilan lainnya seperti lomba membuat taman yang dikerjakan kelomok dasa wisma, yang mana lomba taman tersebut merupakan program pemerintah yang memang sudah lama, di Desa Sidoarjo ini terdapat sekitar 16 dasawisma dari 8 RT, dalam ulang tahun desa Sidorejo ini memang forum Dasa wisma tersbut menampilkan beberpa produk UMKM.

“ Ada banyak sekali jenis produk UMKM di Desa Sidorejo ini, yang paling pokok karena produk UMKM yang ada di Sidoarjo ini antara lain berupa amplang, rengginang dan lain lain, sedangkan produk lain juga ada seperti bibit tanaman, pupuk kompos dan lain-lain, kami mencoba menggali potensi produk-produk UMKM melibatkan dasa wisma dan kelompok tani,” tambahnya.
Masih banyak potensi yang bisa digali, apalagi menurutnya 70 persen warga Sidorejo mayoritas petani padi sawah, sehingga pihaknya akan menjadikan padi sebagai Brand Sidorejo, tanaman padi akan menjadi produk unggulan yang harus ditingkatkan untuk mencapai target masyarakat sejahtera.

Dikatakannya, untuk komoditas lainnya selain padi tentu tidak diabaikan bahkan menutup kemungkinan untuk dikembangkan, kita sama sama tingkatkan dengan kolaborasi kolaborasi seperti ini sehingga menjadi pemenuhan kebutuhan masyarakat kecil akan terpenuhi.
Selain memenuhi kebutuhan masyarakat kecil dengan berbagai komoditas kita mendorong UMKM memproduksi jajanan yang menjadi ciri khas Desa Sidorejo antara lain, yang bisa menjadi oleh-oleh khas antara lain amplang, rengginang, keripik tempe, harus dikemas sebagai produk-produk unggulan yang ada di Sidoarjo.
“Kami selaku pemerintah desa mencoba menggali potensi yang ada sehingga dapat menjadi PAD desa, kami berharap kepada pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kabupaten dan Provinsi untuk memberikan dukungan kepada kami karena yang jelas untuk memajukan kesejahteraan masyarakat tidak cukup hanya Pemerintah desa sendiri, kami juga kepingin menggandeng Pemerintah kabupaten dan provinsi, sehingga bagaimana untuk menciptakan Sidorejo menjadi desa yang sejahtera,” harapnya.

Harapannya kepada pemerintah kabupaten dan provinsi mensupport dengan kegiatan pelatihan, barangkali juga semacam bantuan alat-alat mesin produksi untuk UMKM atau mesin produksi untuk pertanian dan sebagainya.
“ Melalui pengelolaan BUMdes kami mencoba memproduksi brand beras sendiri untuk desa Sidoarjo itu yang kami utamakan dulu, beras yang kami jadikan Beras Brand Sidorejo,” ujar kader dari sugi.

Penulis : Iskandar/Edison Jalal
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Contributor Global Expose TV, Penajam Paser Utara, Kaltim













